Kutukan Pembalap Italia di MotoGP 2021 - Rossi, Dovi & Morbidelli Mentok jadi Runner-up, Bagnaia?
Sejak MotoGP 2014, pembalap Italia bak memiliki kutukan selalu mengakhiri musim balapan sebagai runner-up, termasuk Valentino Rossi.
Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Dwi Setiawan
Kans tersebut semakin menjadi setelah Marc Marquez mengalami kecelakaan dan absen selama satu musim.
Namun lagi-lagi nasib apes menghampiri Dovizioso.
Ternyata ia bermasalah sehingga kesulitan untuk bersaing meraih podium pada setiap serinya.
Tak ada Marc Marquez nyatanya membuat pembalap Spanyol lainnya juga masih tampil dominan.
Adalah Joan Mir yang berhasil memanfaatkan ketiadaan The Baby Alien untuk meraih gelar juara dunia MotoGP 2020.
Sedangkan untuk posisi runner-up, lagi-lagi menjadi milik pembalap Italia, yakni Franco Morbidelli.
Ketika di MotoGP 2021 penampilan rider Spanyol tengah jeblok, munculah Fabio Quartararo yang memberikan warna tersendiri bagi tim Yamaha.
Ia berpeluang untuk menjadi juara dunia MotoGP 2021.
Rider berjuluk El Diablo itu bersaing ketat dengan pembalap asal Italia, Francesco Bagnaia (Ducati).
Quartararo yang merupakan rider kelahiran Nice, Prancis mengumpulkan 254 angka.
Ia berselisih 52 poin atas Pecco Bagnaia. Melihat seri sisa MotoGP 2021 yang tinggal tiga kali balapan, Quartararo cukup membutuhkan 24 poin saja untuk menyegel gelar juara dunia.
Bagnaia sendiri lagi-lagi bisa melanjutkan 'kutukan' rider Negeri Pizza sebagai runner-up di akhir kejuaraan.
Skenario untuk Bagnaia menjadi juara dunia musim ini tergolong rumit. Ia wajib menyapu bersih tiga balapan sisa dengan kemenangan, sembari berharap Quartararo tak bisa tembus di lima besar.
Layak dinantikan drama di akhir musim MotoGP 2021. Akankah Bagnaia menyudahi tradisi kutukan Italia atau justru menambah panjang deretan spesialisasi runner-up.
(Tribunnews.com/Giri)