Tribun Sport

Thomas dan Uber Cup

Mimpi Marcus Gideon yang Belum Kesampaian: Jadi Juara Dunia dan Olimpiade

Kejuaraan dunia dan olimpiade masih terus membuat Marcus penasaran karena kekalahan yang didapat. Dua mimpi itulah yang belum kesampaian hingga kini.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
Mimpi Marcus Gideon yang Belum Kesampaian: Jadi Juara Dunia dan Olimpiade
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pebulu Tangkis Ganda Putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon berpose usai wawancara dengan Tribun Network di di Gideon Badminton Hall, Ciangsana, Bogor, Jumat (5/2/2021). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM - Menduduki urutan atau ranking pertama ganda putra di dunia bersama Kevin Sanjaya belumlah cukup bagi Marcus Fernaldi Gideon.

Marcus masih terus merajut mimpi untuk meraih juara dunia dan juara olimpiade.

Begitulah yang disampaikan ayah Marcus yakni Kurniahu Gideon saat wawancara khusus dengan Tribunnetwork, Senin (18/10).

"(Mimpi dia itu) Dia kan ingin juara dunia dan juara olimpiade," ujar Kurniahu.

Kurniahu menuturkan sang putra memang sudah meraih kemenangan di berbagai turnamen.

Baca juga: Indonesia Juara Thomas Cup 2020, Hendra Setiawan Lengkap Menjadi Juara, Olimpiade sampai Thomas Cup

Akan tetapi, kejuaraan dunia dan olimpiade masih terus membuat Marcus penasaran karena kekalahan yang didapat.

“Kalau super series, All England, ASIAN Games, SEA Games, semuanya sudah berakhir. Kalau mungkin dia juara dunia dan juara Olimpiade, saya pikir mungkin itu sudah cukup untuknya. Pokoknya mimpinya jadi juara dunia dan juara dunia. Juara olimpiade,” katanya.

Oleh karena itu, dia berharap Marcus nantinya bisa menjadi juara dunia dan olimpiade seperti yang diimpikan.

Namun demikian, Kurniahu mengharapkan Marcus tetap menjadi sosok yang takut dengan Tuhan meski sudah berhasil meraih segalanya.

"Supaya dia jadi, kalau bisa ya, diharapkan jadi juara dunia dan olimpiade. Kemudian jadi orang yang takut sama Tuhan, hidup benar dan hidup baik. Itu harapan saya. Pokoknya takut sama Tuhan yang penting," tandasnya.

Baca juga: Fajar/Gideon Sedih Merah-putih Tidak Berkibar di Denmark, Harap Polemik WADA Cepat Selesai

Menanggapi usia yang semakin bertambah, ayah Marcus Gideon yakni Kurniahu Gideon meyakini putranya masih bisa berlaga hingga usia 34 tahun. 
"Terserah dia ya (kapan akan gantung raket), kan dia yang main dan yang mutusin. Kalau perkiraan saya masih lama, empat tahun lagi masih bisa main," ujar Kurniahu.
Menurutnya, Marcus masih bisa berlaga di Olimpiade 2024 yang bakal diselenggarakan di Paris, Perancis. 
Keyakinan Kurniahu didasari atas Marcus yang tak pernah melewatkan jadwal latihan, sehingga fisiknya pun dianggap mumpuni.
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas