Tribun Sport

World Superbike

Lihat Simulasi Pengamanan Sirkuit Mandalika, Menhub Optimistis Keamanan dan Prokes Terjaga

Dalam simulasi itu, anggota TNI-Polri menunjukkan skenario pengamanan sirkuit apabila terjadi kerusuhan atau bencana alam.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
zoom-in Lihat Simulasi Pengamanan Sirkuit Mandalika, Menhub Optimistis Keamanan dan Prokes Terjaga
HandOut/IST
Simulasi pengamanan untuk pelaksanaan Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) dan World Superbike (WSBK) 2021 di Pertamina Mandalika Street Circuit di Mandalika, Lombok, NTB, Rabu (10/11/2021). 

Glery Lazuardi/Tribunnews.com

TRIBUNNEWS.COM, MANDALIKA - Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Korem Wira Bhakti menggelar simulasi pengamanan untuk pelaksanaan Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) dan World Superbike (WSBK) 2021 di Pertamina Mandalika Street Circuit di Mandalika, Lombok, NTB, Rabu (10/11/2021).

Pada acara simulasi itu, hadir Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Kapolda NTB Irjen Mohammad Iqbal, dan Danrem Wira Bhakti Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani.

Dalam simulasi itu, anggota TNI-Polri menunjukkan skenario pengamanan sirkuit apabila terjadi kerusuhan atau bencana alam.

Baca juga: Viral Video Unboxing Boks Motor Ducati di Mandalika, Pengakuan Pembuat Video hingga Kata Bea Cukai

Simulasi pengamanan World Superbike Mandalika
Simulasi pengamanan untuk pelaksanaan Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) dan World Superbike (WSBK) 2021 di Pertamina Mandalika Street Circuit di Mandalika, Lombok, NTB, Rabu (10/11/2021).

Termasuk langkah-langkah pengamanan dalam melaksanakan agenda balap internasional.

Menhub Budi Karya melihat simulasi yang dilaksanakan oleh TNI-Polri telah menunjukkan NTB melaksanakan agenda balap internasional itu.

"Satu kata, luar biasa. Saya melihat kekompakan TNI-Polri dengan Pemda itu sangat mengharukan. Kita punya gawai internasional pada 19 November. Kami harus kawal dengan baik, cermati dengan detail, karena segala kemungkinan bisa terjadi," kata Budi Karya.

Baca juga: Jadwal Klasemen World Super Bike 2021: Panggung Penentuan Gelar Juara Dunia di Sirkuit Mandalika

Budi Karya juga mengapresiasi Forkopimda yang mengerahkan ribuan personel dan berbagai kendaraan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya teror atau bencana yang akan terjadi. Hal itu menunjukkan bahwa negara memiliki satu kemampuan peringatan yang tinggi. Dan semua personel yang diturunkan juga terlatih dengan skema sistematis dan koordinatif.

"Nanti saya sebagai Menhub bagaimana dukungan dan persiapan-persiapan dari pemerintah pusat untuk kegiatan yang akan dilaksanakan di Mandalika sebagai tujuan wisata," jelas dia.

Dia juga memastikan pihaknya akan memfasilitasi bus gratis yang menghubungkan di beberapa titik ke Mandalika dan keliling Mandalika. Dia juga menyatakan akan menyediakan kapal cepat dari Bali dan Sumbawa.

Baca juga: Campuran Aspal Khusus di Sirkuit Mandalika Diklaim Aman untuk Kecepatan Hingga 310 Km Per Jam

Simulasi pengamanan World Superbike Mandalika 2
Simulasi pengamanan untuk pelaksanaan Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) dan World Superbike (WSBK) 2021 di Pertamina Mandalika Street Circuit di Mandalika, Lombok, NTB, Rabu (10/11/2021).

"Sekali lagi, Pak Gubernur, Kapolda, Danrem, Polairud, apresiasi tinggi dari kami semua," jelas dia.

Sementara itu, Kapolda NTB Irjen Mohammad Iqbal mengatakan pihaknya telah mempersiapkan dengan matang perhelatan lomba balap itu. Iqbal bahkan sudah merencanakan skenario sekaligus menerapkan strategi pengamanan di arena sirkuit sejak dua bulan yang lalu.

"Kemarin, alhamdulilah kami sudah melakukan tactical floor game pamungkas. Dan kami yakin dan insyaallah kami percaya diri untuk melakukan pengamanan," kata Iqbal.

Eks Kadiv Humas Polri itu menyatakan pihaknya melibatkan 3 ribu personel gabungan, khusus pengamanan lomba balap internasional itu. Dia memastikan pengamanan sudah dilakukan secara mendetail, termasuk dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19.

Menurut Iqbal, ratusan bus gratis juga disiapkan untuk menjemput para penonton sehingga pengaturan prokes bisa dikontrol dengan baik.

Bekas Wakapolda Jawa Timur itu menekankan segala persiapan itu untuk menghindari gangguan keamanan dan penyebaran Covid-19.

"Tolong doakan kami semua, kami tahu bahwa ikhtiar-ikhtiar tanpa doa tidak akan lengkap," tandas Iqbal.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas