Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun Sport

Hasil BWF World Tour Finals 2021: Greysia/Apriyani Terhenti di Semifinal, Akui Sempat Ubah Strategi

komentar Greysia/Apriyani setelah menyerah dari Matsuyama/Shida lewat rubber game selama 76 menit.

Penulis: Rochmat Purnomo
Editor: Husein Sanusi
zoom-in Hasil BWF World Tour Finals 2021:  Greysia/Apriyani Terhenti di Semifinal, Akui Sempat Ubah Strategi
Ramadhan L Q/wartakota
Greysia/Apriyani seusai laga perempatfinal Indonesia Open 2021. 

TRIBUNNEWS.COM - Ganda putri, Greysia Polii/Apriyani Rahayu harus menerima hasil buruk terhenti di babak Semifinal BWF World Tour Finals 2021, Sabtu (4/12) siang WIB.

Berlangsung Bali International Convention Center, Greysia/Apriyani disingkirkan oleh wakil Jepang, Nami Matsuyama/Chiharu Shida.

Greysia/Apriyani menyerah dari Matsuyama/Shida lewat rubber game selama 76 menit.

Ganda putri andalan Indonesia tersebut takluk dengan skor 14-21, 21-13 dan 21-23.

Apriyani Rahayu dari Indonesia dan Greysia Polii dari Indonesia (kiri) merayakan kemenangannya setelah memenangkan pertandingan final bulu tangkis ganda putri melawan Jia Yifan dari China dan Chen Qingchen dari China pada Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo. Senin (2 Agustus 2021). (Alexander NEMENOV/AFP)
Apriyani Rahayu dari Indonesia dan Greysia Polii dari Indonesia (kiri) merayakan kemenangannya setelah memenangkan pertandingan final bulu tangkis ganda putri melawan Jia Yifan dari China dan Chen Qingchen dari China pada Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo. Senin (2 Agustus 2021). (Alexander NEMENOV/AFP) (AFP/ALEXANDER NEMENOV)

Baca juga: Hasil Undian Lengkap Semifinal BWF World Tour Finals 2021: Minions Jumpa Juara Olimpiade Lagi

Menanggapi hasil kurang memuaskan ini, Greysia mengaku sulit menerima kenyataan tersebut.

Ia juga menjadikan kekalahan ini sebagai bahan evaluasi menyongsong tampil pada Kejuaraan Dunia 2021.

"Kekalahan menyakitkan, sulit untuk diterima dan tapi bagaimana pun kami harus menerima hasilnya," kata Greysia Polii dikutip dari laman Bolasport.

Berita Rekomendasi

"Pasangan Jepang memenangkan permainan, saya pikir kami harus tenang sekarang sebelum lanjut ke kejuaraan dunia," imbuhnya.

Hal senada dirasakan oleh Apriyani yang belum menerima kekalahan atas Matsuyama/Shida.

Menurut Apriyani Rahayu, Matsuyama/Shida memang tampil apik pada gim pertama, tidak pada dua gim tersisa.

"Tidak terima ya sebenarnya tapi dalam permainan ada yang menang dan kalah," ucap Apriyani.

"Kita di gim pertama mereka lebih dapat mainnya, kita coba bangun lagi mainnya di gim kedua dan ketiga kita sudah dapat dan ketat," tambahnya.

"Faktor keberuntungan ada di mereka hari ini," terang Apriyani.

Sementara itu, Greysia Polii menjelaskan bahwa perubahan strategi sudah dilakukan agar bisa meraih banyak angka.

Namun keberuntungan belum berpihak kepada mereka dan harus merelakan tiket Final BWF World Tour Finals 2021.

"Kami mencoba untuk mengubah strategi mencoba untuk berani melakukan berbagai cara untuk memasukkan bola," ucap Greysia.

"Jadi keputusan yang kami mainkan pada gim kedua dan ketiga adalah habis-habisan hingga akhir."

"Melawan Pasangan jepang tidak mudah untuk dikalahkan, mereka bermain bersih, tak mudah menyerah, kami kalah dan harus bangkit lagi," tandas Greysia.

Chiharu Shida (kanan) bersama Nami Matsuyama (kiri).
Chiharu Shida (kanan) bersama Nami Matsuyama (kiri). (Ramadhan L Q/wartakota)

Jalannya Laga

Suguhan rally panjang langsung tersaji di awal-awal duel Greysia/Apriyani melawan Matsuyama/Shida.

Keduanya masih mencari-cari celah untuk mencecar yang dirasa menjadi titik lemah lawan.

Kejar-mengejar angka terus terjadi di awal set.

Skor 4-5 bagi keunggulan Jepang menjadi tanda sengitnya laga di babak semifinal ini.

Pasangan Jepang mempertontonkan pertahanan yang sangat solid di set pertama.

Greys/Apri perlu berjuang keras demi meraih poin di fase ini.

Beberapa setting yang coba dikembangkan ganda putri Indonesia sukses mencuri angka.

Sedangkan pasangan Jepang juga tak mengendurkan serangan.

Matsuyama/Shida unggul di interval set pertama dengan skor 8-11.

Setelah interval, Matsuyama/Shida semakin memegang kendali laga.

Ditambah lagi, beberapa kali pasangan Indonesia kurang cermat dalam mengontrol alur shuttlecock.

Kedudukan 11-18 masih untuk keunggulan pasangan Jepang.

Matsuyama/Shida menutup set pertama dengan keunggulan cukup jauh, 14-21 dalam waktu 21 menit.

Di awal set kedua, Greysia/Apriyani lebih banyak mengambil inisiatif serangan.

Berkali-kali pukulan bola setengah dari keduanya gagal dihentikan dengan baik oleh lawan.

GreyAp unggul cepat di set kedua ini dengan skor 7-1.

Pasangan ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu saat melawan wakil Denmark Maiken Fruergaard dan Sara Thygese pada Final indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (19/1/2020). Greysia Polii dan Apriyani Keluar sebagai Juara Indonesia Masters 2020 usai mengalahkan pasangan Maiken Fruergaard dan Sara Thygesen  tiga set dengan skor 18-21, 21-11, dan 23-21. Tribunnews/Jeprima
Pasangan ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu saat melawan wakil Denmark Maiken Fruergaard dan Sara Thygese pada Final indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (19/1/2020). Greysia Polii dan Apriyani Keluar sebagai Juara Indonesia Masters 2020 usai mengalahkan pasangan Maiken Fruergaard dan Sara Thygesen tiga set dengan skor 18-21, 21-11, dan 23-21. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

Namun, pasangan Jepang buru-buru membenahi permainan mereka.

Matsuyama/Shida mengejar dengan kedudukan 7-5 sebagai tanda.

Greys/Apri tak panik walau perlahan tersusul.

Mereka terus mengembangkan permainan menekan yang menjadi andalah di set kedua.

Interval set kedua berhasil dimenangkan oleh pasangan Indonesia dengan skor 11-6.

Greysia dan Apriyani sering menyasar Chiharu Shida sebagai target serangan mereka.

Strategi tersebut terbukti jitu dengan sang pemain yang berulang kali melakukan error.

Greys/Apri unggul 16-10.

Andalan Indonesia ini akhirnya menutup sekaligus memenangkan set kedua dengan skor 21-13 dalam waktu 21 menit.

Pertandingan pun harus berlanjut hingga set ketiga.

Kedua pasang pebulu tangkis tak ada yang mau mengalah di set penentuan ini.

Matsuyama/Shida dan Greysia/Apriyani terlibat dalam jual beli pukulan kelas dunia.

Interval set pun menjadi milik pasangan Jepang dengan skor 9-11.

Greysia/Apriyani akhirnya harus kalah dari Matsuyama/Shida dengan skor 21-23 dalam waktu 76 menit.

(Tribunnews.com/Ipunk, Guruh) (Bolasport.com/Agung Kurniawan)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
asd
Video Player is loading.
Current Time 0:00
Duration 0:00
Loaded: 0%
Stream Type LIVE
Remaining Time 0:00
Â
1x
    • Chapters
    • descriptions off, selected
    • subtitles off, selected
      © 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
      Atas