Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

German Open 2022: Ganda Putra Terbaik Malaysia Terpacu Teguran Rexy Mainaky

Ajang bulutangkis German Open 2022 akan menjadi kesempatan ganda putra terbaik Malaysia, Aaron Chia/Soh Wppo Yik untuk berbicara banyak.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in German Open 2022: Ganda Putra Terbaik Malaysia Terpacu Teguran Rexy Mainaky
Alexander NEMENOV / AFP
Aaron Chia (kanan) dari Malaysia menyaksikan saat pemain Malaysia Soh Wooi Yik melakukan pukulan dalam pertandingan penyisihan grup bulu tangkis ganda putra melawan Choi Sol-gyu Korea Selatan dan Seo Seung-jae Korea Selatan selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 24 Juli 2021. Ajang bulutangkis German Open 2022 akan menjadi kesempatan ganda putra terbaik Malaysia, Aaron Chia/Soh Wppo Yik untuk berbicara banyak. 

TRIBUNNEWS.COM - Sekiranya sepekan lagi, turnamen German Open 2022 akan resmi dimulai.

Turnamen German Open 2022 dijadwalkan berlangsung pada 8-13 Maret 2022 mendatang.

Ajang ini sekaligus menjadi sarana pemanasan bagi para pebulu tangkis yang akan mengikuti turnamen super bergengsi, All England 2022.

Pasalnya, German Open dan All England 2022 tak terlampau jauh waktu penyelenggaraannya.

Soh Wooi Yik (kiri) dari Malaysia melakukan pukulan di sebelah Aaron Chia dari Malaysia dalam pertandingan penyisihan grup bulu tangkis ganda putra melawan Mohammad Ahsan dari Indonesia dan Hendra Setiawan dari Indonesia selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo. Senin (26/7/2021). Ahsan/Hendra menghabisi wakil Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik di Musashino Forest Sport Plaza, Senin sore WIB, 26 Juli 2021. Tak butuh waktu lama, Ahsan/Hendra memetik kemenangan 21-16, 21-19 dalam laga berdurasi 34 menit. (Alexander NEMENOV/AFP)
Soh Wooi Yik (kiri) dari Malaysia melakukan pukulan di sebelah Aaron Chia dari Malaysia dalam pertandingan penyisihan grup bulu tangkis ganda putra melawan Mohammad Ahsan dari Indonesia dan Hendra Setiawan dari Indonesia selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo. Senin (26/7/2021). Ahsan/Hendra menghabisi wakil Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik di Musashino Forest Sport Plaza, Senin sore WIB, 26 Juli 2021. Tak butuh waktu lama, Ahsan/Hendra memetik kemenangan 21-16, 21-19 dalam laga berdurasi 34 menit. (Alexander NEMENOV/AFP) (AFP/ALEXANDER NEMENOV)

Baca juga: Jadwal Bulutangkis Bulan Maret 2022: Ada German Open 2022 hingga All England 2022

All England 2022 rencananya akan dimulai pada 16-20 Maret 2022.

Turnamen bulu tangkis yang datang secara beruntun ini coba dimanfaatkan oleh ganda putra terbaik Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

Chia/Soh tak mau lagi cuma menjadi pelengkap turnamen yang diikuti.

Rekomendasi Untuk Anda

Mereka ingin mengakhiri paceklik juara yang mereka alami sejak pertama kali dipasangakan.

Baca juga: Ada Beberapa Pemain Dari Turnamen German Open dan All England Yang Ditarik PBSI

Apalagi, keduanya juga mendapat teguran dari pelatih sektor ganda putra Malaysia, Rexy Mainaky.

Rexy juga tak mau melihat Aaron Chia/Soh Wooi Yik mengikuti turnamen tanpa menggondol gelar di akhir laga.

"Kami memang sedang bersiap untuk mengikuti turnamen German Open dan All England dan semuanya berjalan baik," ungkap Aaron Chia, dikutip dari lama Stadium Astro.

"Saya pikir kami perlu menambahkan momentum karena bisa dibilang performa kami belum konsisten di turnamen lalu (BATC)," sambungnya.

Keduanya pun sudah berkonsultasi dengan pelatih Rexy Mainaky.

Hasilnya, Rexy meminta agar pebulu tangkis senior Malaysia ini lebih konsisten lagi dalam berlaga.

Aaron Chia lantas sedikit membocorkan hal yang kerap mempengaruhi performa mereka di atas lapangan.

Menurutnya, mereka sering tidak ingin kalah ketika berhadapan dengan pemain yang ada di bawah mereka.

Aaron Chia dari Malaysia (kiri) dan Soh Wooi Yik dari Malaysia menonton shuttlecock dalam pertandingan penyisihan grup bulu tangkis ganda putra melawan Mohammad Ahsan dari Indonesia dan Hendra Setiawan dari Indonesia selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo. Senin (26/7/2021). Ahsan/Hendra menghabisi wakil Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik di Musashino Forest Sport Plaza, Senin sore WIB, 26 Juli 2021. Tak butuh waktu lama, Ahsan/Hendra memetik kemenangan 21-16, 21-19 dalam laga berdurasi 34 menit. (Alexander NEMENOV/AFP)
Aaron Chia dari Malaysia (kiri) dan Soh Wooi Yik dari Malaysia menonton shuttlecock dalam pertandingan penyisihan grup bulu tangkis ganda putra melawan Mohammad Ahsan dari Indonesia dan Hendra Setiawan dari Indonesia selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo. Senin (26/7/2021). Ahsan/Hendra menghabisi wakil Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik di Musashino Forest Sport Plaza, Senin sore WIB, 26 Juli 2021. Tak butuh waktu lama, Ahsan/Hendra memetik kemenangan 21-16, 21-19 dalam laga berdurasi 34 menit. (Alexander NEMENOV/AFP) (AFP/ALEXANDER NEMENOV)

Itu justru merusak konsentrasi dan membuat mereka tak bisa fokus.

"Terkadang kami bermain sangat bagus dan terkadang sangat jelek," ujar Chia.

"Saya pikir masalahnya adalah, ketika kami berada di kelompok unggulan dan bertemu pemain yang ada di bawah."

"Kami kerap berpikiran tidak ingin kalah. Tidak ingin kalah dan tidak gentar adalah hal yang berbeda."

"Dan itu mempengaruhi performa kami," lanjutnya.

Di turnamen German Open 2022, Aaron Chia/Soh Wooi Yik menjadi unggulan kedua turnamen.

Itu membuat mereka diunggulkan untuk bisa melaju ke partai puncak nantinya.

(Tribunnews.com/Guruh)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas