Tribun Sport

ASEAN Para Games

ASEAN Para Games 2022 - Sukses di Nomor 100 Meter, Sapto Bidik Emas di Nomor 200 Meter dan Estafet

Sapto Yogo Purnomo, Peraih medali perunggu Paralimpiade Tokyo 2022, akan kembali turun pada nomor 200 meter, 400 meter dan estafet.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
zoom-in ASEAN Para Games 2022 - Sukses di Nomor 100 Meter, Sapto Bidik Emas di Nomor 200 Meter dan Estafet
Tribunnews/Abdul Majid
Pelari 100 meter putra Indonesia di cabang olahraga para-atletik, Sapto Yogo Purnomo finis pertama saat turun di nomor 100 meter kelas T37 ASEAN Para Games 2022 di Stadion Manahan, Solo, Senin (1/8/2022). 

ASEAN Para Games 2022 - Sukses di Nomor 100 Meter, Sapto Juga Bidik Emas di Nomor 200 Meter dan Estafet

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, SOLO – Setelah sukses meraih medali emas pada nomor 100 meter ASEAN Para Games 2022, pelari para-atletik Sapto Yogo Purnomo giliran mengalihkan fokus ke nomor selanjutnya.

Peraih medali perunggu Paralimpiade Tokyo 2022 itu akan kembali turun pada nomor 200 meter, 400 meter dan estafet.

Sapto pun optimistis bisa merengkuh dua medali emas lagi.

Baca juga: ASEAN Para Games 2022 - Pelari 100 Meter Sapto Yogo Purnomo Sabet Medali Emas: Saya Belum Maksimal

Sementara itu, pada nomor 400 meter, dirinya masih ragu lantaran baru pertama kali tampil.

“Target saya di nomor 100, 200 sama estafet. Saya optimistis dapat emas kecuali nomor 400 meter itu saya baru ikut jadi saya tidak tahu catatan waktunya,” kata Sapto di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Senin (1/8/2022).

Untuk mendapatkan target tersebut, Sapto bakal fokus ke recovery pasalnya pertandingan dilakukan hampir setiap hari.

“Kalau kesiapan saya sudah sangat siap. Sebelum pertandingan saya harus siapkan kecepatan, power dan daya tahan tubuh. Soalnya kan setiap hari lombanya, jadi daya tahan tubuh harus kuat, tidak cepat capek,” jelasnya.

Baca juga: Pembukaan ASEAN Para Games 2022: Momen Kocak Ganjar Pranowo Merecoki Obrolan Dodit dan Endah Laras

Selain teknik, hal lain yang membuat Sapto termotivasi saat berlomba yakni karena adanya dukungan dari keluarga dan tampil di hadapan publik sendiri.

Bahkan saat pertandingan berlangsung puluhan pelajar yang menyaksikan langsung di Stadion Manahan juga memberikan semangat kepada Sapto.

“Ya, dorongan dari keluarga tentunya terus memotivasi saya apalagi kami kan juga tuan rumah jadi tambah semangat lagi,” kata Sapto.

“Hadirnya pelajar juga sangat meriah sekali. Ini sekaligus buat edukasi supaya teman-teman tahu bahwa para games ini ajang difabel yang cukup merih tidak cuma yang non difabel saja,” pungkasnya.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas