Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun Sport

Lee Zii Jia Lelah Back-to-back Final, Pilih Absen French Open 2023 demi Jaga Kondisi

Lee Zii Jia lelah setelah performa apik selama dua minggu turnamen, pilih absen di French Open 2023 demi jaga kondisi.

Penulis: Niken Thalia
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
zoom-in Lee Zii Jia Lelah Back-to-back Final, Pilih Absen French Open 2023 demi Jaga Kondisi
IDA MARIE ODGAARD / RITZAU SCANPIX / AFP
Lee Zii Jia Lelah Back-to-back Final, Pilih Absen French Open 2023 demi Jaga Kondisi - Lee Zii Jia dari Malaysia melakukan comeback selama pertandingan tunggal putra babak ke-2 melawan Anders Antonsen dari Denmark (tidak digambarkan) di Kejuaraan Dunia BWF di Kopenhagen pada 24 Agustus 2023. 

TRIBUNNEWS.COM - Pebulu tangkis andalan Malaysia, Lee Zii Jia mengaku kelelahan setelah back-to-back final selama dua minggu turnamen di BWF World Tour 2023, Senin (23/10/2023).

Pria berusia 25 tahun itu berhasil mengamankan gelar juara di Arctic Open 2023 dan melaju ke final Denmark Open 2023 walau harus puas sebagai runner-up.

Performa ciamiknya itu membuat kompatriot Aaron Chia ini kelelahan karena bermain full dalam dua minggu berturut-turut dan berkeinginan absen di French Open 2023.

Untuk informasi, French Open 2023 Super 750 akan dihelat besok hari Selasa (24/10/2023) hingga Minggu (29/10/2023) mendatang di Prancis.

Dilansir News Straits Time, Lee Zii Jia masih bimbang jelang berlangsungnya French Open 2023 pada minggu ketiga tur Eropa.

Baca juga: Update Ranking BWF Pasca Denmark Open 2023: Fajar/Rian Turun Dua Tingkat, Putri KW Cetak Rekor Baru

Lee Zii Jia dari Malaysia kembali ke Ricky Tang dari Australia selama pertandingan tunggal putra mereka dari kejuaraan bulu tangkis dunia Final Piala Sudirman 2023 di Suzhou, di provinsi Jiangsu timur China pada 14 Mei 2023.
Lee Zii Jia dari Malaysia kembali ke Ricky Tang dari Australia selama pertandingan tunggal putra mereka dari kejuaraan bulu tangkis dunia Final Piala Sudirman 2023 di Suzhou, di provinsi Jiangsu timur China pada 14 Mei 2023. (STR/AFP)

Kelelahan yang melanda tubuhnya ini membuat Lee Zii Jia berpikir kalau kondisinya kurang memungkinkan untuk bertanding.

"Sejujurnya, saya masih 50-50 menghadapi French Open karena sudah memasuki minggu ketiga, dan badan saya mulai lelah," buka Lee Zii Jia menerangkan soal kemungkinan tanding di French Open 2023.

Berita Rekomendasi

Kendati demikian mantan anak asuh Indra Wijaya ini menerangkan perlu mendiskusikan dengan staf pelatih terkait keputusannya untuk absen.

"Saya harus berdiskusi dengan tim saya untuk melihat apakah saya cukup fit untuk berkompetisi," jelas Lee.

Keputusan Lee untuk absen di French Open 2023 sejatinya sembari melihat agenda turnamen selanjutnya yang masih bisa dimanfaatkan.

Masih ada China Masters 2023 yang berlevel serupa Super 750 dan Japan Masters 2023 Super 500 yang bisa jadi target Lee selanjutnya.

"Kami masih memiliki China Open dan Japan Open, dua turnamen besar, jadi kami harus membuat keputusan yang bijak," papar kompatriot Ng Tze Yong.

Pertimbangan seorang pebulu tangkis andalan Malaysia itu tak lepas dari padatnya agenda turnamen.

Terlebih dia juga tengah mengejar raihan poin kualifikasi Olimpiade Paris 2024 dan World Tour Final 2023.

Tak heran jika Lee mengedepankan untuk jaga kondisi tubuhnya ketimbang memaksakan bertanding.

Untuk saat ini, Lee merasa kepercayaan dirinya mulai kembali ketika tampil di lapangan.

Hal itu ditunjukkan dalam beberapa turnamen terakhir di mana Lee mulai bisa bersaing dengan pemain elite dunia.

Ya, Lee Zii Jia sempat mengalami momen buruk dalam kariernya hingga memutuskan untuk rehat sejenak.

Keputusan itu tak lepas dari jebloknya performa Lee dalam beberapa turnamen pada pertengan tahun 2023.

Setelah kembali dari rehat, Lee mencoba untuk memperbaiki performanya dan itu berbuah manis.

Khususnya ketika dia berhasil meraih gelar juara dalam ajang bertajuk Arctic Open 2023.

Tunggal putra Malaysia Lee Zii Jia mencoba memukul kok saat melawan tunggal Denmark, Viktor Axelsen pada semifinal Indonesia Open 2022 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (18/6/2022). Viktor Axelsen berhasil lolos ke final secara dramatis setelah mengalahkan Lee Zii Jia dalam rubber set dengan skor 19-21, 21-11, dan 23-21.TRIBUNNEWS/HERUDIN
Tunggal putra Malaysia Lee Zii Jia mencoba memukul kok saat melawan tunggal Denmark, Viktor Axelsen pada semifinal Indonesia Open 2022 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (18/6/2022). Viktor Axelsen berhasil lolos ke final secara dramatis setelah mengalahkan Lee Zii Jia dalam rubber set dengan skor 19-21, 21-11, dan 23-21.TRIBUNNEWS/HERUDIN (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

"Saya ingin membuang semua hal negatif dan menjaga hal positif," jelas Lee menuturkan soal kondisinya.

"Hal positifnya adalah saya mulai merasa percaya diri dengan permainan saya dan saya mencoba untuk memperbaikinya."

"Saya harus konsisten, itulah target saya," tegas sang juara All England 2021.

Sedikit berkomentar soal raihan runner-up di Denmark Open 2023, Lee mengakui utusan China Weng Hong Yang bermain baik.

Rekan senegara Shi Yu Qi tampil konsisten sepanjang laga dan bisa mendikte jalannya laga saat melawan Lee.

"Dia (Weng) bermain sebaik mungkin, saya tidak bisa berkata apa-apa karena dia memenangkan pertandingan. Dia fantastis," tutur Lee soal Weng.

"Saya mencoba mengatasinya tetapi dia sangat konsisten dan memainkan permainan yang sangat bagus hari ini (Minggu)," pungkasnya.

(Tribunnews.com/Niken)

Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas