Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Hasil Final Uber Cup 2024: Ukiran Sejarah Manis Srikandi Indonesia Tercipta jika Juara

Ukiran sejarah manis tercipta untuk Srikandi Indonesia jika berhasil menjuarari Uber Cup 2024 saat melawan China di final.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Niken Thalia
Editor: Drajat Sugiri
zoom-in Hasil Final Uber Cup 2024: Ukiran Sejarah Manis Srikandi Indonesia Tercipta jika Juara
AFP/WANG ZHAO
Hasil Final Uber Cup 2024: Ukiran Sejarah Manis Srikandi Indonesia Tercipta jika Juara - Gregoria Mariska Tunjung setelah memenangkan satu poin dari Sim Yu-Jin pada semifinal Piala Thomas dan Uber pada 4 Mei 2024. (Photo by WANG Zhao / AFP) 

TRIBUNNEWS.COM - Hasil final Uber Cup 2024 bakal menciptakan sejarah manis bagi Srikandi Badminton Indonesia jika berhasil mengalahkan China, Minggu (5/5/2024).

Sudah 28 tahun lamanya Indonesia khususnya tim putri tidak merasakan naik podium tertinggi di gelaran Uber Cup sejak tahun 1996 silam.

Bersua dengan tuan rumah China yang telah mengoleksi 15 trofi Uber Cup 2024, sejatinya tim Uber Indonesia menatap mission impossible untuk kembali jadi juara.

Pasalnya dari komposisi pemain anatara China dan Indonesia amat berbeda secara level ranking BWF.

China memiliki tim yang cukup solid dari sektor tunggal maupun ganda yang mana di atas kertas lebih diunggulkan ketimbang Indonesia.

Indonesia merayakan kemenangan melawan Korea Selatan pada semifinal Piala Thomas dan Uber di Chengdu, di provinsi Sichuan barat daya China pada 4 Mei 2024. (Photo by WANG Zhao / AFP)
Indonesia merayakan kemenangan melawan Korea Selatan pada semifinal Piala Thomas dan Uber di Chengdu, di provinsi Sichuan barat daya China pada 4 Mei 2024. (Photo by WANG Zhao / AFP) (AFP/WANG ZHAO)

Ini yang membuat misi tim putri Indonesia menjadi sulit untuk menciptakan sejarah manis di Uber Cup edisi kali ini.

Lantas, sejarah apa yang bakal diciptakan Srikandi jika bisa mengalahkan China di final?

Dahaga Puasa Gelar 28 Tahun Terbayar

Rekomendasi Untuk Anda

Sejak jajaran senior seperti Liliyana Natsir, Vita Marissa, hingga Greysia Polii gantung raket, taring badminton putri Indonesia tak ada artinya.

Acapkali dipandang sebelah mata dan tak mampu banyak bicara di ajang beregu seperti Piala Thomas dan Uber.

Namun, Uber Cup 2024 menyajikan kisah yang berbeda dari biasanya.

Apriyani Rahayu yang memimpin jajaran andalan di tim putri badminton Indonesia justru terus mengukir sejarah.

Mulai dari keberhasilan tembus ke semifinal Uber setelah 14 tahun, hingga akhirnya kembali ke final setelah 26 tahun.

Sebuah perjalanan luar biasa bagi Srikandi Indonesia yang jelas dengan status underdog.

Baca juga: Live Score Final Uber Cup 2024 Jam 08.30 WIB: Asa Jorji Cs Bawa Pulang Trofi ke Tanah Air

Kini tinggal satu langkah lagi bagi tim putri Indonesia untuk menuntaskan dongeng manisnya di China.

Andaikan Indonesia mampu mengalahkan China di final, puasa gelar selama 28 tahun terbayar.

Ya, Indonesia terakhir kali mengangkat trofi Uber Cup yakni pada tahun 1996 silam.

Sejak saat itu, Indonesia tim putri sejatinya sempat ke final lagi tahun 1998 namun kalah dari China.

Jadi kalau edisi kali ini bisa menang atas China, kenangan manis 28 tahun lalu kembali terukir.

Balas Dendam Lunas

Tim badminton putri ndonesia terakhir kali ke final Uber yaitu pada tahun 2008.

Sebelum tahun 2008, Indonesia juga sempat ke final pada tahun 1998 silam.

26 tahun silam misi Indonesia untuk back to back juara ambyar karena dikalahkan China di final.

Kekalahan itu terjadi di Hong Kong dan Indonesia gagal menambah koleksi gelar.

Sama halnya pada tahun 2008 lalu yang mana final Uber terjadi di Jakarta, Indonesia.

Namun sayang Greysia Polli dan kolega gagal mengamankan gelar lagi karena dihadang China.

Menariknya pada Uber Cup edisi kali ini, Indonesia kembali dipertemukan dengan China.

Praktis, ini jadi pertemuan ketiga kalinya antara Indonesia dan China sejak 1998 dan 2008 di final Uber.

Yang mana kala itu Indonesia selalu kalah dari China dan gagal menambah koleksi gelar.

Jika edisi kali ini bisa menang dari Negeri Tirai Bambu, balas dendam praktis lunas terbayar.

Koleksi Gelar Bertambah

Menuju final Uber Cup 2024 ini sejatinya bukan untuk merebut gelar pertama bagi Srikandi.

Tim putri Indonesia sejatinya sudah pernah menjuarai Piala Uber sebanyak tiga kali.

Pada tahun 1975, 1994, dan 1996 silam berhasil menjuarai gelaran beregu bergengsi ini.

Praktis jika edisi kali ini bisa mengalahkan China dan keluar sebagai juara, koleksi gelar bertambah.

Gregoria Mariska Tunjung usai melawan Ratchanok Intanon pada perempat final Piala Thomas dan Uber di Chengdu, di provinsi Sichuan barat daya Tiongkok pada 3 Mei 2024. (Photo by WANG Zhao / AFP)
Gregoria Mariska Tunjung usai melawan Ratchanok Intanon pada perempat final Piala Thomas dan Uber di Chengdu, di provinsi Sichuan barat daya Tiongkok pada 3 Mei 2024. (Photo by WANG Zhao / AFP) (AFP/WANG ZHAO)

Bakal menjadi 4 trofi Uber Cup, torehan ini akan melewati capaian Amerika Serikat.

Di mana saat ini tim putri Amerika Serikat memiliki koleksi gelar yang sama dengan Indonesia.

Daftar sejarah manis ini bisa tercipta yang jelas jika Indonesia bisa menang atas China di final Uber Cup 2024.

Hasil Final Uber Cup 2024 China vs Indonesia

WS1 - Chen Yu Fei vs Gregoria Marista Tunjung

WD1 - Chen Qing Chen/Jia Yi Fan vs Siti Fadia/Ribka Sugiarto

WS2 - He Bing Jia vs Ester Nurumi Tri Wardoyo

WD2 - Liu Sheng Shu/Zhang Shu Xian vs Lanny Tria Mayasari/Rachel Allessya Rose

WS3 - Han Yue vs Komang Ayu Cahya Dewi

Live Streaming Final Thomas dan Uber Cup 2024

Link >>>

Link >>>

Link >>>

Live Score Hasil Final Thomas dan Uber Cup 2024

Link >>>

Link >>>

(Tribunnews.com/Niken)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas