Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Fadil Imran Bubarkan Tim Ad Hoc PBSI Untuk Olimpiade, Gerak Cepat Bikin Perbaikan

Kinerja Tim Ad Hoc PBSI pun menuai sorotan setelah hanya menghasilkan satu medali perunggu di ajang empat tahunan ini.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Fadil Imran Bubarkan Tim Ad Hoc PBSI Untuk Olimpiade, Gerak Cepat Bikin Perbaikan
Tribunnews/Alfarizy
Taufik Hidayat, Liliyana Natsir, Fadil Imran, Gregoria Mariska Tunjung dan Ricky Soebagdja, dalam konferensi pers pembubaran Tim Ad Hoc PBSI untuk Olimpiade Paris 2024, di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (15/8/2024). 

Fadil Imran Bubarkan Tim Ad Hoc PBSI Untuk Olimpiade, Gerak Cepat Bikin Perbaikan

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Alfarizy AF

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) resmi membubarkan Tim Ad Hoc untuk Olimpiade Paris 2024.

Pembubaran itu disampaikan langsung oleh Ketua Tim Ad Hoc Olimpiade Paris 2024, Fadil Imran, sekaligus Ketua Umum PP PBSI terpilih masa bakti 2024-2028.

Kinerja Tim Ad Hoc PBSI pun menuai sorotan setelah hanya menghasilkan satu medali perunggu di ajang empat tahunan ini.

Satu-satunya medali itu diraih oleh sektor tunggal putri, melalui Gregoria Mariska Tunjung.

Seperti diketahui, pada Olimpiade Paris 2024, bulutangkis Indonesia mengirim enam wakilnya. Sayang, empat wakil rontok di fase grup dan gagal total.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain Gregoria, satu wakil lainnya yang lolos dari fase grup adalah ganda putra, Fajar Alfian/Rian Ardianto.

Setelah menyelesaikan tugasnya, Fadil Imran, mengungkapkan rekomendasi yang didapatkan oleh timnya.

Rekomendasi tersebut, lanjut Fadil, adalah persiapan atlet dalam jangka panjang dan tidak terlalu mepet seperti edisi kali ini.

Tim Ad Hoc Olimpiade Paris 2024 sebelumnya dibentuk pada Oktober tahun lalu, tepatnya dalam rapat pleno PBSI 2023.

Tim Ad Hoc PBSI sendiri berisikan tim yang komplet, mulai dari mentor sampai tim pendukung, seperti psikolog.

"Mempercepat persiapan olimpiade dan mengintegrasikan semua langkah pembinaan prestasi dengan persiapan Olimpiade, sebagai panggung supremasi olahraga di dunia," kata Fadil Imran, dalam konferensi pers di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (15/8/2024).

Langkah konkrit yang akan dilakukan Fadil Imran ke depannya adalah penyelarasan turnamen mulai dari tingkat kabupaten sampai kompetisi BWF tertinggi.

"Artinya Kejurkab, Kejurprov, Kejurnas dan event-event nasional lainnya, lalu kemudian bagaimana kami mengelola BWF Serie, mulai dari Super 100 sampai dengan Super 1000 kami semua harus memaksimalkan," tutur Fadil Imran.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas