Soekarno Runniversary 2026 Tergetkan 10 Ribu Peserta Anak Muda
Soekarno Runniversary 2026 targetkan 10 ribu peserta muda di GBK, start unik dengan hologram Bung Karno.
Penulis:
Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor:
Glery Lazuardi
Ringkasan Berita:
- Dalam rangkaian menjelang HUT ke-53 PDI Perjuangan Soekarno Runniversary 2026, ajang lari yang melibatkan partisipasi kaum muda akan kembali diselenggarakan.
- Lomba lari 10K dan 5K ini rencananya akan digelar pada Minggu, 15 Februari 2026 di Kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
- Soekarno Runniversary 2026 tidak hanya sekadar lomba lari yang terjangkau tapi berkualitas, tetapi juga mengusung misi untuk menjadi ajang yang mewakili Indonesian Pride dan mempromosikan nilai-nilai Proklamator.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam rangkaian menjelang HUT ke-53 PDI Perjuangan (PDIP), Soekarno Runniversary 2026, ajang lari yang melibatkan partisipasi kaum muda akan kembali hadir dengan tekad untuk menjadi top tier event nasional.
Lomba lari 10K dan 5K ini rencananya akan digelar pada Minggu, 15 Februari 2026 di Kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Ketua DPP PDIP Bidang Pemuda dan Olahraga, My Esti Wijayanti, menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat, khususnya anak muda, terhadap event ini selalu tinggi.
“Antusias tinggi yang ikut dalam Soekarno Run. Kuota selalu full,” ujar My Esti, di sela-sela Konferda PDIP Yogyakarta, Sabtu (6/12/2025).
“Kali ini, kami menargetkan 10 ribu peserta termasuk kalangan anak muda. Termasuk siswa SMP dan SMA, kami targetkan hadir 3 ribu yang hadir,” sambung dia
My Esti menambahkan, event ini juga menarik perhatian tokoh-tokoh muda yang berlatar belakang aktivis.
“Ada 9 mantan Ketua BEM dari berbagai wilayah yang akan mengoordinir dan menggelar Soekarno Run ini,” tambahnya.
Soekarno Runniversary 2026 tidak hanya sekadar lomba lari yang terjangkau tapi berkualitas, tetapi juga mengusung misi untuk menjadi ajang yang mewakili Indonesian Pride dan mempromosikan nilai-nilai Proklamator.
Untuk memberikan pengalaman lari yang tak terlupakan, panitia menyiapkan inovasi teknologi yang akan menjadi pembeda di garis start.
“Yang istimewa, akan ada inovasi dalam Soekarno Run ini. Yaitu pelepasan start menggunakan teknologi. Sehingga nanti yang akan melepas start itu hologram Bung Karno,” jelas My Esti.
Dia juga menekankan bahwa acara ini bertujuan untuk mengedukasi peserta mengenai warisan Bung Karno.
“Selain itu, akan bisa ditemui di sekitar area tentang Bung Karno yang dikemas secara kekinian. Kami mempromosikan nilai-nilai Bung Karno: Marhaenisme, Nasionalisme, dan Solidaritas Global,” lanjutnya.
Target event ini difokuskan pada Generasi Muda, Perempuan, kalangan Berpendidikan, dan Urban/Kosmopolitan, yang aspirasinya akan dimenangkan melalui pendekatan yang relevan dengan simbol sosial, emosional, dan wawasan yang mencerdaskan.
Komitmen untuk mendukung bakat olahraga dan pendidikan diwujudkan melalui kategori khusus dengan hadiah yang menarik.
“Soekarno Runniversary 2026 menghadirkan kategori khusus untuk pelajar -usia 13-18 tahun- untuk berlari di jarak 10K. Kami akan memberikan apresiasi beasiswa untuk yang berhasil mencapai podium,” kata My Esti.
Sejalan dengan perayaan ulang tahun partai ke-53, panitia juga memperluas pemberian apresiasi.
"Akan ada 53 hadiah sebagaimana menyambut Ultah partai ke-53. Soekarno Run akan memberikan apresiasi bukan hanya untuk 3 podium teratas untuk masing-masing jarak lari, tapi juga 53 finisher lain yang berhasil menjadi 53 pelari tercepat yang menyelesaikan lomba,” tutupnya.
Pendaftaran akan dibuka dengan periode FLASH SALE pada 7 Desember pukul 10.00 WIB, dilanjutkan dengan EARLY BIRD pada 8 hingga 14 Desember pukul 12.00 WIB. Pengambilan racepack dijadwalkan pada 11-13 Februari 2026.
"Jadi mulai besok, bagi yang ingin ikut berolahraga, dipersilahkan mendaftar," kata My Esti sambil tersenyum.
Di tempat yang sama, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan dirinya juga merencanakan untuk ikut meramaikan event tersebut.
"Belakangan ini saya rajin olahraga lari. Selain simpel juga menyehatkan. Melihat pelaksanaan Soekarno Run selama ini selalu mendapat antusias dari berbagai kalangan termasuk anak muda. Spirit mens sana in corpore sano adalah spirit yang harus kita jaga," kata Hasto.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.