Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Opsi Tukar Guling Pedro Acosta dengan Pecco Bagnaia, Maverick Vinales Naik Pangkat

Tukar guling Pecco Bagnaia dengan Pedro Acosta di MotoGP 2027 di tengah isu kenaikan status jadi pembalap pabrikan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Opsi Tukar Guling Pedro Acosta dengan Pecco Bagnaia, Maverick Vinales Naik Pangkat
MotoGP
TUKAR GULING BAGNAIA-MARQUEZ - Aksi Marc Marquez #93 ketika menyalip Pecco Bagnaia #63 dalam main race MotoGP Italia 2025 di Sirkuit Mugello, Italia, pada 22 Juni 2025. Pecco Bagnaia dan Pedro Acosta disebut tukar guling di MotoGP 2027 yang juga munculkan kabar kenaikan status Maverick Vinales sebagai rider pabrikan. (Foto: MotoGP) 
Ringkasan Berita:

TRIBUNNEWS.COM - Bursa transfer pembalap MotoGP 2027 menghembuskan kabar baru dari garasi pabrikan Austria. KTM disebut sudah menjatuhkan pilihan sebagai pengganti Pedro Acosta!

Isu kepindahan Pedro Acosta dari KTM pada MotoGP 2027 menjadi rahasia umum di kalangan GP mania.

Keinginan Pedro Acosta untuk segera meraih kemenangan perdana di kelas premier, membuatnya mulai tak sabar dengan proyek KTM.

Walhasil, El Tiburon, julukan Pedro Acosta, semakin condong ke pintu keluar KTM, di mana dia sudah berulang kali meminta pengembangan RC-16 lebih masif, tetapi belum sesuai ekspektasinya.

EKSPRESI BAGNAIA - Pembalap Italia besutan Ducati Lenovo, Pecco Bagnaia, di atas motornya sebelum main race MotoGP Prancis 2025 di Sirkuit Le Mans, pada 11 Mei 2025 dimulai. (Foto: Ducati Lenovo)
EKSPRESI BAGNAIA - Pembalap Italia besutan Ducati Lenovo, Pecco Bagnaia, di atas motornya sebelum main race MotoGP Prancis 2025 di Sirkuit Le Mans, pada 11 Mei 2025 dimulai. (Foto: Ducati Lenovo) (Ducati.com)

Di sisi lain, Pedro Acosta makin mendekat ke pabrikan Bologna, Italia, Ducati.

Juara dunia Moto2 2023 ini berulang kali menegaskan niatnya untuk bisa memacu kuda besi Desmosedici Ducati, yang disebut sebagai motor terbaik di grid, setidaknya dalam lima tahun terakhir.

Kabar ini semakin menguat dan beredar di kalangan para jurnalis motorsport, menyusul ketidakpastian kontrak rider Ducati Lenovo Team, Francesco 'Pecco' Bagnaia.

Rekomendasi Untuk Anda

Pecco Bagnaia yang habis kontrak di Ducati pada MotoGP 2026, masih akan dievaluasi performanya musim ini. 

Berbeda dengan Marc Marquez yang secara prioritas lebih dikedepankan mendapatkan perpanjangan kontrak Ducati setelah berikan gelar juara dunia musim 2025.

Bahkan Motosan sudah menyebutkan informasi bahwa Ducati memperpanjang kontrak Marquez hingga 2028.

Menjadi pertanyaan siapa kiranya pembalap baru Ducati di MotoGP 2027 sebagai pendamping Marquez? Dan Pedro Acosta jadi yang terdepan.

Bahkan dalam laporan MotoGPNews, ada kemungkinan Pedro Acosta dan Pecco Bagnaia bertukar tepat.

Dengan kehilangan Acosta, KTM membutuhkan sosok rider baru untuk MotoGP 2027. Pabrikan Austria ini jelas membidik pembalap dengan kualitas yang tak kalah apik dari Acosta.

Dan Pecco Bagnaia menjadi opsi ideal. Wajar, suami Domizia Castagnini memiliki rekam jejak impresif di Ducati, melalui dua gelar juara dunia 2022 dan 2023 yang dipersembahkannya.

Pecco Bagnaia ke KTM dan Pedro Acosta gabung Ducati pada MotoGP 2026 menjadi kisah yang menarik pertukaran keduanya.

Baca juga: Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Fabio Quartararo Cs Jajal Motor di Sirkuit Sepang

Maverick Vinales Naik Pangkat

Tetapi kandidat terdepan pengganti Pedro Acosta di pabrikan KTM bukan Pecco Bagnaia.

Rider Red Bull KTM Tech3, Maverick Vinales, dirumorkan akan dipromosikan ke Red Bull KTM Factory Racing sebagai pengganti Pedro Acosta di MotoGP 2027.

Red Bull KTM Tech3 adalah tim satelit dari pabrikan KTM, meski secara dukungan dan suplai motor, tidak ada bedanya dengan yang diperoleh Acosta maupun Brad Binder.

Meski Acosta belum mengambil keputusan final soal masa depannya, KTM dikabarkan sudah mulai mengambil langkah antisipasi. Vinales pun menjadi opsi utama mereka untuk dijadikan pengganti Acosta.

"Mereka telah mencoretnya (Acosta-red) dari daftar. Jadi, apa yang harus dilakukan? Mencari pengganti. Makin andal makin baik, dan mereka telah menemukannya," tulis Diario AS.

Direktur KTM Motorsport, Pit Beirer, bahkan berterima kasih kepada Maverick Vinales, karena telah membuktikan RC-16 punya potensi bertarung di papan atas setelah Acosta, Brad Binder, dan Enea Bastianini meragukan motor tersebut.

"Maverick menyelamatkan kami. Para rider mulai berpikir motor kami tidak bagus, dan kala itu kami tak punya perangkat baru apa pun. Namun, Maverick terus-terusan bilang motor kami cukup baik untuk naik podium," ungkap pria Jerman itu.

Ini akan jadi 'kenaikan pangkat' bagi Vinales, yang sebelumnya pembalap satelit menjadi rider tim pabrikan.

(Tribunnews.com/Giri)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas