Update Transfer MotoGP 2027: Quartararo di Persimpangan, Bagnaia Cari Pabrikan Lain
Manajer veteran pembalap MotoGP berikan update transfer pebalap musim 2027 yang mengulik rumor Quartararo hingga Bagnaia.
Penulis:
Niken Thalia
Editor:
Dwi Setiawan
"Jika memang benar ada tanda tangan asli, itu adalah tanda tangan Marc di kontrak dengan Ducati," tegasnya.
Pecco Bagnaia Bukan ke Aprilia
Semua kondisi Ducati saat ini membuat Pecco Bagnaia berada di luar jangkauan dari rencana Ducati untuk musim 2027.
Dan sang manajer sekaligus pengamat MotoGP berpendapat bahwa Bagnaia akan meninggalkan pabrikan Italia itu.
Bagi Pernat, Bagnaia butuh di prioritaskan dari sebuah tim pabrikan. Praktis ia diprediksi segera mencari jalan baru.
"Pecco butuh menjadi nomor satu. Dia tidak lagi berada di (posisi utama) Ducati, jadi saya rasa dia akan pergi dan bisa menjadi nomor satu di Yamaha," jelasnya.
"Itu sebabnya saya katakan bahwa Jorge Martin, meskipun dia sampai ke Yamaha, bisa saja datang melalui Campinoti (Pramac), di mana dia akan mendapatkan motor satelit, tapi juga dengan orang-orang dan tim yang sama seperti saat terakhir kali dia merasa bahagia di puncak dunia," tegasnya.
Dengan cara ini, ia menepis kemungkinan kedatangan Bagnaia ke Aprilia yang awalnya diprediksi adanya koneksi dengan sahabatnya, Marco Bezzecchi.
Tapi dari pengamatan sang manajer, di Aprilia ia akan melihat Enea Bastianini atau bahkan Fabio Di Giannantonio mendampingi Marco Bezzecchi.
Kursi Pabrikan KTM untuk Alex Marquez
Masa depan Alex Marquez juga dibicarakan dan Pernat punya pandangan yang jelas bahwa KTM membutuhkan Alex ketika Acosta dipastikan angkat kaki.
Kemampuan adik Marc Marquez yang ditunjukkan musim 2025 lalu membuat sang rider memang layak untuk mendapat motor pabrikan.
"Saya rasa target nyata KTM mungkin adalah Alex Marquez, yang bagaimanapun juga layak mendapatkan motor pabrikan," ucapnya.
"Ducati pasti akan memberinya satu, tapi mereka hanya punya dua Desmosedici merah. Sudah ada kesepakatan setengah jalan dengan Fermin Aldeguer, Pedro Acosta sangat ingin merekrutnya, dan ada beberapa anak muda yang sedang dipantau oleh Dall’Igna."
"Saya hanya bisa melihat Alex Marquez dengan Ducati merah jika Marc berhenti membalap, jadi kemungkinannya Alex harus menunggu beberapa tahun atau saya rasa dia akan mencoba keberuntungan di tim lain," paparnya.
Pernat menegaskan bahwa "segala sesuatu ada waktunya" dan percaya bahwa belum ada kontrak yang benar-benar ditandatangani.
"Saya rasa jika ada tanda tangan, itu adalah pra-kontrak. Hal ini membuat saya berpikir tentang kesepakatan awal dengan pilihan bagi kedua belah pihak yang bisa berakhir sekitar bulan Mei, mungkin saat akhir pekan di Mugello."
"Ayolah, pembalap mana yang akan mengambil keputusan soal masa depannya tanpa mengetahui apa pun? Bahkan pabrikan pun tidak akan melakukannya," demikian Pernat.
(Tribunnews.com/Niken)