Sorotan Piala Thomas 2026: Ganda yang Kuat Bukan Jaminan Bakal Juara, Sektor Tunggal Jadi Kunci
Legenda Malaysia Razif Sidek mengingatkan, kekuatan ganda saja tak cukup untuk mengangkat trofi Piala Thomas.
Penulis:
Arif Tio Buqi Abdulah
Editor:
Whiesa Daniswara
Ringkasan Berita:
- Format Piala Thomas menghadirkan tiga laga tunggal dan dua ganda, menjadikan sektor tunggal kunci utama.
- Razif Sidek menilai kekuatan ganda saja tidak cukup untuk membawa Malaysia atau tim mana pun menjadi juara.
- Indonesia sebagai unggulan kedua tetap harus memastikan stabilitas sektor tunggal demi menghindari kejutan di fase grup.
TRIBUNNEWS.COM - Daftar unggulan Piala Thomas 2026 resmi dirilis, dengan China sebagai unggulan pertama dan Indonesia menempati posisi kedua.
Status unggulan memang penting dalam menentukan jalur undian, tetapi format kompetisi beregu membuat kekuatan tim tak bisa hanya bertumpu pada satu sektor.
Legenda bulutangkis Malaysia, Razif Sidek, menegaskan bahwa memiliki ganda putra yang kuat bukanlah jaminan untuk menjadi juara Piala Thomas.
Sosok yang pernah mengantarkan Malaysia juara Piala Thomas 1992 ini mengingatkan, bahwa dalam format pertandingan, tiga poin berasal dari sektor tunggal dan hanya dua dari ganda.
"Di Piala Thomas, tiga poin berasal dari tunggal. Jika sektor ini tidak benar-benar dominan, akan sulit untuk mengandalkan ganda sepenuhnya," ujarnya, dikutip dari Stadium Astro.
Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Dalam sistem best-of-five, tim harus merebut tiga kemenangan dari tiga tunggal dan dua ganda.
Artinya, sektor tunggal menjadi fondasi utama. Tanpa minimal dua tunggal yang konsisten dan berlevel dunia, sebuah tim akan selalu berada dalam posisi tertekan.
Ganda memang bisa menjadi “penyelamat”, tetapi tanpa fondasi tunggal yang solid, peluang juara akan rapuh.
Malaysia, misalnya, selama ini dikenal memiliki tradisi ganda putra yang solid. Namun menurut Razif, tanpa dukungan tunggal yang mampu memberi poin pembuka dan menjaga momentum, peluang juara akan berat.
"Berdasarkan kualitas kemampuan lawan, mereka lebih seimbang. Kita akan melihat apa yang dihasilkan pasukan negara (Malaysia) dalam Piala Thomas kali ini," kata dia.
Kondisi serupa juga relevan bagi Indonesia. Meski berstatus unggulan kedua dan memiliki reputasi kuat di sektor ganda putra, tantangan sebenarnya tetap ada pada stabilitas tunggal.
Apalagi, potensi “grup neraka” terbuka dalam undian yang akan digelar 18 Maret mendatang.
China sendiri tetap menjadi favorit utama karena kedalaman skuad yang merata di semua sektor.
Wakil mereka konsisten berada di 10 besar dunia, baik tunggal maupun ganda. Keseimbangan inilah yang sering menjadi pembeda di ajang beregu.
Undian Bisa Jadi Penentu
Drawing Piala Thomas dan Uber 2026 akan digelar pada 18 Maret, dengan 16 tim dibagi ke dalam empat grup.