Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Sport
LIVE ●

Skenario All Indonesian Final Ambyar, Rian/Rahmat Tersingkir Gegara Error yang Gak Ketulungan

Kekalahan Rian/Rahmat atas wakil China, Chen Boyang/Liu Yi bikin skenario All Indonesian Final di All England 2026 resmi batal.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Niken Thalia
Editor: Dwi Setiawan
Ringkasan Berita:

TRIBUNNEWS.COM - Hasil babak 8 besar All England 2026 ganda putra berakhir pelik untuk wakil Indonesia, Rian Ardianto/Rahmat Hidayat, Jumat (6/3/2026).

Pasangan anyar tersebut tak mampu menjegal wakil China, Chen Bo Yang/Liu Yi, imbas permainan mereka yang banyak melakukan kesalahan sendiri.

Unforced error Rian/Rahmat yang enggak ketulungan membuat keduanya harus angkat koper di babak 8 besar All England 2026.

Kekalahan Rian/Rahmat atas Chen/Liu dibukukan setelah main selama 40 menit dengan skor akhir 16-21 dan 10-21.

Dengan hasil itu pula, skenario All Indonesian Final di sektor ganda putra dalam gelaran All England 2026 resmi batal.

Sebab awalnya Rian/Rahmat digadang-gadang bisa menciptakan All Indonesian Final dengan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.

lihat fotoTANPA BEBAN - Pebukutangkis ganda putra Indonesia, Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat tampil lepas saat menaklukkn unggulan kedelapan asal Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin dengan skor 23-21, 21-16, Utilita Arena Birmingham, Inggris, Kamis (5/3/2026). dok;  PBSI
TANPA BEBAN - Pebukutangkis ganda putra Indonesia, Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat tampil lepas saat menaklukkn unggulan kedelapan asal Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin dengan skor 23-21, 21-16, Utilita Arena Birmingham, Inggris, Kamis (5/3/2026). dok;  PBSI

Namun karena duet baru tersebut sudah tersingkir lebih dulu, maka harapan bisa mendapat satu gelar dari All England 2026 sektor ganda putra hanya di Raymond/Joaquin.

Rekomendasi Untuk Anda

Raymond/Joaquin sampai berita ini naik, belum melakoni laga melawan utusan China, Liang Wei Keng/Wang Chang.

Ulasan Jalannya Pertandingan

Awalan bagus Rian/Rahmat dirusak oleh beberapa eror jadi momentum china balik keadaan.

Celah Rian/Rahmat langsung dimanfaatkan china untuk membalik keadaan dan mimpin laga.

Upaya Rian/Rahmat ketika tertingga terus menjaga determinasi demi mengikis gap.

Dengan defense solid dan net play yang meyakinkan, jadi alat untuk mencetak poin.

Baca juga: Drama Sepatu Jebol, Alwi Farhan Dihentikan Kunlavut Vitidsarn di 8 Besar All England 2026

Cara tersebut perlahan membawa Rian/Rahmat mendekatkan skor jadi 7-8 sebelum akhirnya tertinggal 9-11 saat interval.

Selepas jeda, Rian/Rahmat gagal memanfaatkan momentum untuk membalik keadaan gegara unforced error.

Tertinggal 10-15, Rian/Rahmat masih coba mengikis gap jadi 15-16 dan menjaga asa untuk bisa membalik skor.

Sayangnya, konsistensi bermain Rian/Rahmat masih belum solid yang membuat mereka akhirnya terbelenggu oleh tekanan China.

Gim pertama berakhir dengan skor 16-21 untuk kemenangan China setelah Rian/Rahmat tak mampu membalik kedudukan.

Lanjut gim kedua, Rian/Rahmat memanfaatkan kesempatan untuk memimpin di saat Chen/Liu banyak melakukan kesalahan sendiri.

Tapi lagi-lagi kesempatan itu belum bisa dimanfaatkan dengan baik karena gap skor mereka yang cukup tipis hingga 6-5.

Kesalahan placing yang acapkali jadi momok Rian/Rahmat terus terjadi dan menguntungkan utusan China untuk membalik kedudukan 8-11.

Rotasi Rian/Rahmat kacau dan rentetan kesalahan sendiri seolah enggak ada obat dan berujung keuntungan untuk China.

Utusan China kian panen poin dan menjauh hingga unggul dengan skor 8-16.

Eror tak kunjung mereda bikin wakil China kian nyaman memimpin hingga berakhir kalah dengan skor 10-21.

(Tribunnews.com/Niken)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas