Capek-capek Berduel, Adu Jotos Mike Tyson Dikira Settingan Belaka
Pertandingan tinju Mike Tyson melawan Jake Paul yang digelar pada 2024 lalu disangka settingan oleh Terence Crawford.
Penulis:
Guruh Putra Tama
Editor:
Arif Tio Buqi Abdulah
Ringkasan Berita:
- Pertandingan tinju antara Jake Paul dan Mike Tyson yang digelar pada November 2024 lalu dianggap settingan oleh Terence Crawford.
- Crawford melihat Mike Tyson sampai menggigit sarung tinjunya untuk menahan diri agar tak memukul sang lawan.
- Hal itu disayangkan Crawford mengingat status Mike Tyson sebagai legenda tinju dunia.
TRIBUNNEWS.COM - Legenda tinju dunia, Mike Tyson, sempat membuat heboh dengan wacana bertanding tinju melawan Jake Paul pada November 2024 lalu.
Duel yang disiarkan langsung Netflix itu ternyata tak berpihak kepada Mike Tyson.
Tyson kalah dalam perhitungan angka melawan Jake Paul kala itu.
Petinju berjuluk Si Leher Beton ini kalah angka dari Jake Paul dengan skor 80-72, 79-73, 79-73.
Terlepas dari hasilnya, Mike Tyson disebut mendapatkan bayaran cukup luar biasa dari duel ini.
Ia disebut menerima bayaran mencapai 20 juta Dollar Amerika Serikat atau sekira Rp300 miliar.
Baca juga: Duel Floyd Mayweather Jr Hadapi Mike Tyson di Kongo Terancam Ditunda
Jumlah yang luar biasa mengingat usia Si Leher Beton yang tak lagi muda dan tak aktif bertinju selama beberapa puluh tahun.
Meski duel itu sudah berlalu satu tahun lebih, masih ada pihak yang membicarakan pertandingan tersebut.
Salah satunya adalah legenda hidup tinju dunia lainnya, Terence Crawford.
Crawford yang belum lama pensiun dari dunia adu jotos mengungkapkan pendapat yang cukup menohok.
Menurutnya duel antara Jake Paul dan Mike Tyson hanya settingan saja.
Ia melihat Mike Tyson sampai harus menggigit sarung tinju yang dikenakan.
Hal itu mengindikasikan Tyson benar-benar menahan diri agar tak memukul sang lawan.
Ia menyampaikan hal itu saat mengikuti podcast bersama praktisi olahraga mixed martial art, Joe Rogan.
"Saya pikir itu hanyalah settingan," kata Crawford.
"Saya tidak pernah melihat Tyson menggigit sarung tinjunya."
"Anda bisa melihat itu, dia melakukannya agar tak menyakiti lawannya."
"Itu benar-benar membuat hati saya hancur melihat Tyson bertinju seperti itu," sambungnya.
Ditambah lagi, Crawford melihat kondisi Tyson tak ideal saat bersiap dan bertanding melawan Jake Paul.
Khusus hal ini, analisa Crawford barangkali tak meleset.
Pasalnya Tyson sendiri sempat mengaku dirinya nyaris tewas saat mempersiapkan diri untuk pertandingan tersebut.
Ia menggunakan media sosial Twitter untuk mengungkapkan keadaannya waktu itu.
"Ini adalah salah satu situasi di mana Anda kalah tetapi tetap menang. Saya sangat bersyukur dengan kesempatan bertanding itu," tulis Tyson.
"Tidak ada penyesalan untuk kembali ke ring untuk terakhir kalinya."
"Saya hampir tewas pada Juni. Saya mendapatkan 8 transfusi darah. Saya kehilangan setengah darah dan 12 kilogram bobot saya."
"Saya harus berjuang keras untuk bisa sehat dan bertarung, dari itu saja saya sudah menang."
"Untuk mendapati anak-anak saya melihat saya bertarung dan berhadapan dengan salah satu petinju paling bertalenta dengan lebih dari separuh usia saya, serta berada di depan ribuan pendukung di stadion, adalah sebuah pengalaman sangat berharga."
"Terima kasih," paparnya.
(Tribunnews.com/Guruh)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.