Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Gagal ke Semifinal Orleans Masters, Raymond/Nikolaus Akui Main Terburu-buru dan Kurang Adaptasi

Meski gagal melangkah ke semifinal, Raymond tetap bersyukur dapat menyelesaikan pertandingan tanpa kendala berarti.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Gagal ke Semifinal Orleans Masters, Raymond/Nikolaus Akui Main Terburu-buru dan Kurang Adaptasi
Tribunnews.com/Dok: PBSI
RAIH KEMENANGAN - Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, di Orleans Masters 2026. 

Gagal ke Semifinal Orleans Masters, Raymond/Nikolaus Akui Main Terburu-Buru dan Kurang Adaptasi

Abdul Majid/Tribunnews.com

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, harus terhenti di babak perempat final Orleans Masters 2026 setelah takluk dari pasangan Denmark, Christian Faust Kjær/Rasmus Kjæer dengan skor 18-21, 21-12, 14-21 di Orleans, Perancis, Jumat (20/3/2026).

Meski gagal melangkah ke semifinal, Raymond tetap bersyukur dapat menyelesaikan pertandingan tanpa kendala berarti.

“Puji Tuhan tetap bersyukur bisa menjalani pertandingan dengan lancar dan tanpa cedera, walau hari ini belum diberikan kemenangan,” ujar Raymond.

Raymond mengakui, faktor kekalahan terjadi pada awal gim ketiga, saat mereka kehilangan ketenangan dan bermain terlalu terburu-buru.

“Di awal gim ketiga kami terlalu terburu-buru dan tidak tenang, berbeda dengan gim kedua. Ini menjadi bahan evaluasi ke depan bagaimana menjaga fokus di situasi rubber game,” jelasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain faktor fokus, Raymond juga menyoroti aspek adaptasi terhadap kondisi pertandingan yang dinilai belum optimal.

Raymond menyebut perbedaan shuttlecock dan kondisi lapangan menjadi tantangan tersendiri selama tur Eropa.

“Kami harus cepat beradaptasi dengan perubahan kondisi. Di sini shuttlecock terasa berbeda dibandingkan saat di All England dan Swiss Open, dan kami belum bisa menyesuaikan dengan baik,” terang Raymond.

Sementara itu, Nikolaus Joaquin menekankan pentingnya pengendalian emosi, terutama dalam menjalani rangkaian turnamen panjang di Eropa.

“Kami harus belajar mengontrol emosi. Tidak mudah menjalani tiga turnamen berturut-turut, terutama dalam menjaga fokus pikiran. Ini yang harus kami perkuat lagi,” kata Nikolaus.

Sementara itu, ganda putra Indonesia lainnya. Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana melaju ke babak semifinal usai menaklukkan wakil India, Hariharan Amsakarunan/M. R. Arjun, dengan skor 21-12, 22-20.

Pada babak semifinal, Leo/Bagas akan menghadapi pasangan China, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi, yang sebelumnya tampil impresif dengan kemenangan comeback atas wakil Jepang.

 

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas