Tinju Dunia Pekan Ini: Deontay Wilder vs Derek Chisora Saling Sesumbar Soal Kekuatan
Deontay Wilder sesumbar akan menumbangkan Derek Chisora yang akan ia hadapi di ajang tinju dunia akhir pekan ini.
Penulis:
Guruh Putra Tama
Editor:
Arif Tio Buqi Abdulah
Ringkasan Berita:
- Agenda tinju dunia pekan ini akan mempertemukan Deontay Wilder dan Derek Chisora pada Minggu (5/4/2026), di Inggris.
- Wilder sesumbar bisa menumbangkan Chisora dengan pukulan kerasnya.
- Sementara itu, Chisora pede mengalahkan lawannya dengan kecepatannya.
TRIBUNNEWS.COM - Ajang tinju dunia pekan ini akan dimeriahkan dengan duel di kelas berat yang mempertemukan Deontay Wilder menghadapi Derek Chisora.
Pertandingan tinju dunia antara Deontay Wilder vs Derek Chisora akan digelar pada Minggu (5/4/2026) sekira pukul 05.00 WIB di O2 Arena, Inggris.
Bagi penggemar tinju, sosok Deontay Wilder dan Derek Chisora pastinya sudah tak asing lagi.
Deontay Wilder merupakan mantan juara kelas berat versi WBC.
Pada masa jayanya, ia sangat sulit ditumbangkan para lawan yang dihadapi.
Baca juga: Hasil Tinju Dunia: Keith Thurman Tak Berkutik, Fundora Pertahankan Sabuk Juara WBC
Bahkan nama seperti Tyson Fury gagal mengalahkan Wilder di pertemuan pertama mereka.
Barulah di pertemuan kedua Fury bisa mengalahkan Wilder dengan cukup telak.
Sayangnya setelah kekalahan itu, Wilder tak bisa bangkit ke titik tertingginya.
Ia kerap menelan kekecewaan saat menghadapi nama-nama top di kelas berat.
Pertandingan melawan Tyson Fury (edisi ketiga), Joseph Parker, dan Zhilei Zhang selalu berakhir dengan kekalahan.
Petinju asal Amerika Serikat itu mencoba bangkit saat berhadapan dengan Derek Chisora.
Ia menyombongkan soal kekuatannya yang tak terbendung di momen terbaiknya.
"Aku bilang ke semua orang bahwa aku harus pulih, dan butuh waktu lama bagiku untuk benar-benar pulih. Tapi, kamu tahu, terkadang memang butuh waktu seperti itu untuk sampai ke titik tertentu karena kadang kita terlalu terburu-buru… Aku harus pulih secara fisik, emosional, dan mental, dan aku rasa aku sudah melakukannya, dan Sabtu malam nanti aku akan membuktikannya," kata Wilder membuka sesi konferensi persnya dikutip dari Bad Left Hook.
"Saya tahu di London mereka menyukai para petarung. Tapi apa yang terjadi ketika seorang petarung menghadapi sosok yang seperti anomali alam?"
"Derek membawa tekanan, tapi saya membawa kekuatan yang bisa mengakhiri garis keturunan."
"Derek datang untuk bertarung, tapi saya datang dengan ledakan. Dan di O2 Arena, ini akan menjadi sebuah pertarungan—dan akan berakhir dengan sebuah kehancuran," sambungnya.
Sementara itu, sesumbar yang tak kalah kuat dilontarkan sang lawan, Derek Chisora.
Chisora yang akan tampil di depan pendukungnya sendiri juga tak mau kalah dari Deontay Wilder.
Bedanya, ia tak hanya mengedepankan soal tenaga yang kuat dalam setiap pukulannya.
Chisora juga menyombongkan kecepatannya yang ia nilai luar biasa sebagai petinju kelas berat.
Ia bertekad membuat sang lawan kerepotan dengan kecepatan yang ia miliki.
Chisora yang juga pernah menantang Tyson Fury ini berujar pertandingannya melawan Wilder tak akan berlangsung selama 12 ronde.
"Sepertinya semua orang tahu bakal jadi apa kalau saya sudah masuk ring," kata Chisora.
"Tak ada gunanya bilang saya belum siap. Tinju itu sebenarnya sederhana. Anda hanya perlu mengangkat tangan dan memukul lawan. Itu saja."
"Banyak orang malah membuat tinju jadi ribet dengan macam-macam gaya… Saya sudah menjalani ini selama 49 pertarungan."
"Kadang saya menangkan, kadang saya kalah, tapi saya selalu bangkit lagi," sambungnya.
Chisora lantas melanjutkan sesumbarnya.
"Deontay Wilder memiliki kekuatan yang luar biasa. Namun saya dapat menjamin bahwa tidak akan ada momen bagi Anda untuk bersantai—Anda tidak akan sempat duduk."
"Anda akan terus berdiri, karena saya akan memulai dengan sangat cepat sehingga pertarungan ini tidak akan berlangsung hingga 12 ronde… Yang saya butuhkan hanyalah pertarungan dan rasa sakit. Itulah yang akan saya bawa," pungkasnya.
(Tribunnews.com/Guruh)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.