Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Line-up Final Uber Cup 2026 China vs Korea: Negeri Ginseng Gunakan Strategi Duet Gado-gado

Korea gunakan siasat duet gado-gado di final Uber Cup 2026, China turunkan skuad pakem untuk redam An Se-young dan kolega.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Ringkasan Berita:
  • Korea Selatan secara mengejutkan merombak sektor ganda dengan menurunkan pasangan gado-gado
  • Strategi eksperimen Korea bertujuan mengamankan dua poin awal untuk mengangkat mentalitas Kim Ga-eun
  • Berbeda dengan Korea, China tampil percaya diri dengan mempertahankan susunan pemain utama

TRIBUNNEWS.COM - Line-up final Uber Cup 2026 antara China vs Korea Selatan cukup mencolok terkait susunan main yang akan diturunkan kedua tim, Minggu (3/5/2026).

Final yang dihelat di Forum Horsens, Denmark pukul 15.00 WIB nanti, China cukup optimis dengan skuad paten mereka di saat Korea bereksperimen di sektor ganda.

Korea menerapkan strategi berjudi dengan merombak total sektor ganda mereka demi memutus dominasi sang juara bertahan, China.

Beda dengan China yang tampaknya cukup percaya diri dengan skuad paten mereka saat menghadapi penggawa Negeri Ginseng.

Eksperimen Korea Selatan Bongkar Pasang Ganda

Menilik susunan pemain yang dirilis, jajaran pelatih Korea tampak sadar bahwa menghadapi China dengan cara konvensional tidak akan cukup.

Secara statistik, kekuatan Korea memang bertumpu pada pundak An Se-young di tunggal pertama serta solidnya sektor ganda.

lihat fotoTERJATUH - Ekspresi pebulutangkis Korea Selatan, An Se Young saat melawan pebulutangkis China, Wang Zhi Yi di final Indonesia Open 2025, di Istora Senayan Jakarta, Minggu (8/6/2025). An Se Young berhasil meraih gelar juara tunggal putri Indonesia Open 2025 usai menang tiga set dengan skor 21-13, 21-19, dan 21-15. Di foto menggunakan kamera Canon EOS R1 dengan lensa RF24-105mm f/2.8L IS USM Z dan lensa RF100-500mm f/4.5-7.1L IS USM.
TRIBUNNEWS/HERUDIN
TERJATUH - Ekspresi pebulutangkis Korea Selatan, An Se Young saat melawan pebulutangkis China, Wang Zhi Yi di final Indonesia Open 2025, di Istora Senayan Jakarta, Minggu (8/6/2025). An Se Young berhasil meraih gelar juara tunggal putri Indonesia Open 2025 usai menang tiga set dengan skor 21-13, 21-19, dan 21-15. Di foto menggunakan kamera Canon EOS R1 dengan lensa RF24-105mm f/2.8L IS USM Z dan lensa RF100-500mm f/4.5-7.1L IS USM. TRIBUNNEWS/HERUDIN

Namun, ada ketimpangan peringkat jika membandingkan tunggal kedua dan ketiga mereka dengan pemain-pemain lapis China.

Rekomendasi Untuk Anda

Oleh karena itu, poin dari sektor ganda menjadi harga mati bagi Negeri Ginseng.

Langkah mengejutkan diambil dengan memasangkan Jeong Na-eun dan Lee So-hee di partai kedua.

Ini adalah strategi gado-gado yang menarik. Jeong Na-eun, yang belakangan ini beraloh ke ganda putri dari campuran akan bersanding dengan Lee So-hee.

Keputusan ini diambil untuk meredam keganasan ganda nomor satu dunia asal China, Liu Sheng Shu/Tan Ning.

Performa stabil Jeong dan Lee sejak fase grup hingga semifinal diprediksi jadi alasan utama di balik duet dadakan ini.

Baca juga: Jadwal Final Uber Cup 2026: China vs Korea Selatan, Duel Ulangan Empat Tahun Silam

Tujuan utama dari strategi ini adalah mengamankan dua poin awal secara beruntun lewat An Se-young dan duet Jeong/Lee.

Jika rencana ini mulus, beban mental Kim Ga-eun di tunggal kedua diharapkan bisa sedikit terangkat.

Pasalnya, Kim mengemban tugas berat menghadapi peraih medali emas Olimpiade Tokyo, Chen Yu Fei.

Mengingat rekor pertemuan Kim yang tertinggal jauh 1-8 dari Chen, kemenangan di dua partai pembuka menjadi suntikan motivasi bagi Kim.

Tak berhenti di situ, Korea kembali menurunkan pasangan non-permanen di ganda kedua.

Baek Ha-na, yang biasanya menjadi pasangan tetap Lee So-hee, kini diduetkan dengan Kim Hye-jeong.

Mereka akan menantang pasangan tangguh Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian.

Dengan strategi ini, Korea Selatan berharap bisa mencuri poin di sektor ganda meskipun harus mengorbankan pasangan pakem mereka.

Jika laga berlanjut hingga partai terakhir, Sim Yu-jin yang merupakan pahlawan kemenangan Korea di Uber Cup 2022 telah bersiap menghadapi Han Yue.

China dengan Skuad Pakem

Berbanding terbalik dengan Korea Selatan yang penuh eksperimen, China justru tampil sangat tenang.

Skuad Negeri Tirai Bambu memilih untuk tetap menggunakan komposisi pemain terbaik mereka tanpa ada perubahan mencolok.

Kepercayaan diri tinggi terpancar dari keputusan pelatih China yang tetap mengandalkan kekuatan murni tanpa perlu memutar otak untuk mengacak formasi.

lihat fotoTERJATUH - Pebulutangkis China, Wang Zhi Yi saat melawan pebulutangkis Korea Selatan, An Se Young di final Indonesia Open 2025, di Istora Senayan Jakarta, Minggu (8/6/2025). Wang Zhi Yi gagal meraih gelar juara tunggal putri Indonesia Open 2025 usai kalah tiga set dengan skor 21-13, 21-19, dan 21-15. Di foto menggunakan kamera Canon EOS R1 dengan lensa RF24-105mm f/2.8L IS USM Z dan lensa RF100-500mm f/4.5-7.1L IS USM. TRIBUNNEWS/HERUDIN
TERJATUH - Pebulutangkis China, Wang Zhi Yi saat melawan pebulutangkis Korea Selatan, An Se Young di final Indonesia Open 2025, di Istora Senayan Jakarta, Minggu (8/6/2025). Wang Zhi Yi gagal meraih gelar juara tunggal putri Indonesia Open 2025 usai kalah tiga set dengan skor 21-13, 21-19, dan 21-15. Di foto menggunakan kamera Canon EOS R1 dengan lensa RF24-105mm f/2.8L IS USM Z dan lensa RF100-500mm f/4.5-7.1L IS USM. TRIBUNNEWS/HERUDIN

Wang Zhi Yi tetap dipercaya sebagai ujung tombak di tunggal pertama.

Meski dihantui rekor buruk saat bertemu An Se-young, Wang diharapkan bisa memberikan perlawanan maksimal.

Di partai kedua, duet Liu Sheng Shu/Tan Ning tetap menjadi tumpuan utama untuk mengamankan poin di nomor ganda.

Keunggulan China terletak pada kedalaman skuad mereka memiliki Chen Yu Fei sebagai tunggal kedua.

Kematangan mental dan konsistensi menjadi senjata utama China untuk mempertahankan gelar juara.

Mereka tampak sudah siap menghadapi segala jenis strategi yang coba diterapkan oleh Korea Selatan.

Line-up Final Uber Cup 2026 China vs Korea

Minggu, 3 Mei 2026 - Pukul 15.00 WIB

- WS1: Wang Zhi Yi vs An Se-young

- WD1: Liu Sheng Shu/Tan Ning vs Jeong Na-eun/Lee So-hee

- WS2: Chen Yu Fei vs Kim Ga-eun

- WD2: Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian vs Baek Ha-na/Kim Hye-jeong

- WS3: Han Yue vs Sim Yu-jin

(Tribunnews.com/Niken)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas