Formula Oleksandr Usyk Hadapi Gaya Kickboxer Rico Verhoeven, Strategi Khusus Disiapkan
Oleksandr Usyk tak akan menganggap Rico Verhoeven sebelah mata meski sang lawan tak punya banyak pengalaman di dunia tinju.
Penulis:
Guruh Putra Tama
Editor:
Arif Tio Buqi Abdulah
Ringkasan Berita:
- Oleksandr Usyk akan berhadapan dengan Rico Verhoeven di ajang tinju dunia pada Minggu, 24 Mei 2026 mendatang.
- Usyk mempersiapkan diri dengan maksimal meskipun berhadapan denga seorang kickboxer yang baru mempunyai rekor bertinju satu kali menang.
- Keduanya akan memperebutkan sabuk juara kelas berat WBC.
TRIBUNNEWS.COM - Petinju pemegang sabuk juara kelas berat tak terbantahkan, Oleksandr Usyk, akan kembali bertanding pada akhir pekan nanti.
Lawan yang akan dihadapi Usyk bisa dibilang cukup berbeda lantaran ia akan bermusuhan dengan seorang petarung kickboxer.
Ia akan berhadapan dengan Rico Verhoeven yang mengantre menjajal kekuatan sang jawara.
Pertandingan keduanya nanti tetap akan digelar dengan peraturan tinju profesional.
Ada juga sabuk juara resmi yang akan diperebutkan keduanya.
Mereka akan bertanding demi sabuk juara kelas berat versi WBC yang dipegang Oleksandr Usyk.
Baca juga: Jadwal Tinju Dunia: Oleksandr Usyk dan Rico Verhoeven Rebutan Status Raja Sungai Nil
Barangkali penggemar menganggap pertandingan ini akan berjalan mudah bagi Usyk.
Namun hal tersebut tak pernah terlintas di benak juara asal Ukraina tersebut.
Ia tetap mempersiapkan diri dengan baik untuk pertarungannya melawan Verhoeven.
Bahkan dirinya akan mengantisipasi gaya bertarung yang tak biasa yang akan ditunjukkan Verhoeven.
Hal tersebut perlu menjadi pertimbangan lantaran latar belakang sang lawan adalah kickboxer.
Meski demikian, Rico Verhoeven tercatat pernah bertinju sebanyak satu kali.
Itu terjadi pada medio 2014 lalu ketika dirinya menjalani debut di dunia tinju.
Atlet asal Belanda ini berhadapan dengan Janos Finfera.
Ia berhasil mengalahkan Janos dengan KO.
Setelah itu, Verhoeven lebih banyak menghabiskan waktu di dunia kickboxing.
"Tim kami mempersiapkan segalanya. Mereka mempersiapkan saya berhadapan dengan gayanya dan saya percaya kepada tim saya," kata Usyk dikutip dari The Ring.
"Saya tidak merasakan tekanan untuk pertandingan ini. Hanya terus bekerja keras."
"Saya akan melakukan apa yang bisa saya lakukan. Saya berlatih setiap hari dan merasa sangat baik."
"Bagi saya, itulah disiplin dalam hidup saya," paparnya.
WBC pun menyambut pertandingan ini dengan luar biasa.
Mereka sampai membuat sabuk juara khusus atau custom untuk pemenang pertandingan ini.
Sabuk juara itupun diberi nama sesuai dengan tema pertandingan ini, yaitu Raja Sungai Nil.
Pertarungan ini dianggap sebagai salah satu acara olahraga paling ikonik dan paling berkesan tahun ini.
Bukan hanya karena pertarungan lintas cabang olahraga antara para juara yang luar biasa, tetapi juga karena tempat digelarnya pertarungan ini.
Piramida Giza, salah satu situs paling terkenal dalam sejarah peradaban manusia, akan menjadi latar bagi sebuah malam yang memadukan sejarah, budaya, dan puncak olahraga.
Presiden WBC, Mauricio Sulaiman, secara pribadi membawa sabuk Raja Sungai Nil itu ke berbagai negara saat promosi acara tersebut.
Ia membawanya ke Spanyol hingga Afrika Selatan sebagai bukti acara tersebut akan menyedot atensi penggemar secara global.
Laga ini juga akan menjadi ujian besar bagi Verhoeven yang melakukan transisi ke dunia tinju.
Pasca-menjadi raja selama 12 tahun di kickboxing, dirinya akan mencoba olahraga yang cukup berbeda.
Saat bertinju nanti ia jelas tak diperbolehkan menggunakan kaki sebagai salah satu senjata.
Ia harus menggunakan taktik yang berbeda dan pendekatan yang berbeda pula dari olahraga yang sebelumnya ia geluti.
Transisi besar itu hanya ia lakukan kurang lebih satu tahun setelah dirinya meletakkan sabuk juaranya di GLORY.
Pertandingan antara Oleksandr Usyk melawan Rico Verhoeven akan digelar pada Minggu, 24 Mei 2026 mendatang.
(Tribunnews.com/Guruh)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.