Fakta Semifinal Malaysia Masters 2026: 9 Wakil Bidik Final Pertama Tahun Ini
9 wakil di babak semifinal Malaysia Masters 2026 mengusung misi yang sama yakni mengamankan final pertama mereka tahun ini.
Penulis:
Niken Thalia
Editor:
Dwi Setiawan
Ringkasan Berita:
- 9 wakil membidik tiket final pertama mereka musim ini di semifinal Malaysia Masters 2026
- Sektor tunggal putra menyajikan derbi antara dua pemain China, Li Shi Feng dan Hu Zhe An
- Ganda putra tuan rumah, Junaidi Arif/Yap Roy King, berpeluang menciptakan skenario All-Malaysian Final
TRIBUNNEWS.COM - Babak semifinal Malaysia Masters 2026 menyuguhkan drama menarik mengenai misi tiket final pertama tahun ini, Sabtu (23/5/2026).
Bertempat di Axiata Arena, tercatat ada sembilan wakil yang mengusung ambisi serupa yakni mengais asa demi mengamankan tiket babak final pertama mereka pada BWF World Tour 2026.
Absennya sejumlah pebulu tangkis papan atas dunia dimanfaatkan secara maksimal oleh para kontestan untuk menembus partai puncak.
Jika dikelompokkan secara runut, berikut adalah peta persaingan dan ambisi sembilan wakil tersebut di babak semifinal Malaysia Masters 2026.
Sektor Tunggal Putri: Momentum Intanon dan Ujian Hina Akechi
Di sektor tunggal putri, ada mantan ratu bulu tangkis dunia asal Thailand, Ratchanok Intanon, sebagai wakil pertama.
Pemain andalan Negeri Gajah Putih ini tercatat belum pernah sekalipun mencicipi laga final sepanjang tahun 2026.
Pencapaian terbaik Intanon sejauh ini hanyalah mencapai babak semifinal, yakni di India Open 2026.
Pada laga perebutan tiket final hari ini, Intanon bakal ditantang oleh tunggal putri Denmark yang merupakan runner-up Kejuaraan Eropa 2026, Line Hojmark Kjaersfeldt.
Baca juga: Malaysia Masters 2026 - Tuan Rumah & China Segel Final Duluan, Herry IP OTW Ngopi Santai
Sementara itu, nasib berbeda harus dihadapi oleh talenta muda Jepang, Hina Akechi. Wakil ke-2 yang mengincar laga final perdananya menemui jalan terjal.
Akechi wajib meruntuhkan tembok kokoh asal China, Chen Yu Fei, untuk merasakan final pertamanya.
Sektor Tunggal Putra: Adu Gengsi Wakil China
Beralih ke sektor tunggal putra jadi adu gengsi wakil China.
Dua tunggal putra mereka, Hu Zhe An (wakil ke-3) dan Li Shi Feng (wakil ke-4), sama-sama berburu final pertama di tahun 2026.
Hu Zhe An dinilai masih tampil inkonsisten sepanjang musim ini dengan torehan terbaiknya menembus babak empat besar di Orleans Masters 2026.
Kini, ia harus beradu gengsi melawan kompatriotnya, Li Shi Feng. Li Shi Feng sendiri, yang sejatinya merupakan pemain elite dunia.
Secara mengejutkan, Li Shi Feng juga belum pernah menembus partai puncak tahun ini.
3 Wakil dari Sektor Ganda Campuran
Sektor ganda campuran menyuguhkan rombakan strategi yang menarik dari tim Tirai Bambu.
Pasangan ganda campuran anyar China, Gao Jia Xuan/Wei Ya Xin (wakil ke-5), tengah mengemban misi besar untuk mendongkrak peringkat dunia mereka.
Wei Ya Xin, yang sebelumnya nyaman bertengger di peringkat dua dunia bersama Jiang Zhen Bang, kini dirombak dan dipasangkan dengan pemain muda, Gao Jia Xuan.
Malaysia Masters 2026 menjadi panggung semifinal pertama mereka, dan mereka langsung membidik tiket final perdana dengan menantang Mathias Christiansen/Alexandra Boje (Denmark).
Kemudian wakil keenam ada jawara All England 2025, Guo Xin Wa/Chen Fang Hui, juga membawa rapor yang kurang memuaskan tahun ini.
Berstatus sebagai ganda campuran elite, mereka justru mengalami paceklik gelar dan belum pernah menginjakkan kaki di partai final sepanjang musim 2026.
Prestasi terbaik mereka hanyalah menjadi semifinalis All England 2026.
Namun, ambisi mereka bakal dijegal oleh wakil ganda campuran Thailand, Pakkapon Teeraratsakul/Sapsiree Taerattanachai (wakil ke-7).
Duet Pakkapon/Sapsiree sendiri dikenal cukup inkonsisten musim ini, dengan capaian tertinggi hanya babak perempat final All England 2026.
Kebangkitan Hirota/Sakuramoto
Di sektor ganda putri, ganda kombinasi baru asal Jepang, Sayaka Hirota/Ayako Sakuramoto (wakil ke-8), terus menunjukkan progres positif.
Meskipun status mereka adalah pasangan baru yang baru mulai mencicipi turnamen level elite, mereka sukses menembus babak semifinal.
Namun, mereka belum pernah merasakan atmosfer laga final BWF World Tour di tahun 2026.
Hirota/Sakuramoto akan menantang ganda putri Amerika Serikat yang tengah berada dalam performa terbaik, Lauren Lam/Allison Lee.
Lam/Lee sudah mencicipi partai puncak tahun ini, bahkan sukses menggondol dua gelar juara dari ajang Uganda International Challenge 2026 dan Pan Am Individual Championships 2026.
Harapan Tuan Rumah Ciptakan All-Malaysian Final
Ganda putra tuan rumah, Junaidi Arif/Yap Roy King (wakil ke-9), memikul harapan besar dari publik Axiata Arena.
Duet Malaysia ini tengah berjuang keras untuk mengamankan tiket final BWF World Tour pertama mereka pada musim 2026.
Motivasi mereka dipastikan berlipat ganda karena Malaysia sudah memastikan satu tempat di babak final lewat perang saudara antara Aaron Chia/Soh Wooi Yik melawan Goh Sze Fei/Nur Izzuddin.
Jika Junaidi Arif/Yap Roy King mampu menundukkan perlawanan ganda putra Denmark, Daniel Lundgaard/Mads Vestergaard, maka skenario All-Malaysian Final akan resmi tercipta.
Keberhasilan ini sekaligus memastikan satu gelar juara ganda putra Malaysia Masters 2026 aman dalam dekapan publik tuan rumah.
(Tribunnews.com/Niken)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.