Nyaris 1 Jam Jonatan Christie Pontang-panting Amankan Tiket Final Polytron Indonesia Open 2026
Jonatan Christie lolos ke final Polytron Indonesia Open 2026 setelah mengalahkan Panitchaphon Teeraratsakul di semifinal.
Penulis:
Guruh Putra Tama
Editor:
Muhammad Nursina Rasyidin
Ringkasan Berita:
- Jonatan Christie berhasil mengamankan tiket babak final Polytron Indonesia Open 2026.
- Jojo melangkah ke final dengan mengalahkan pemain asal Thailand, Panitchaphon Teeraratsakul lewat skema tiga gim.
- Ia akan berhadapan dengan Victor Lai yang sudah terlebih dahulu memastikan diri tampil di final.
- Jojo berpeluang menyudahi paceklik gelar juara yang dialami tunggal putra di Indonesia Open sejak 2012 silam.
TRIBUNNEWS.COM - Indonesia akhirnya mengirimkan wakil di babak final dari sektor tunggal putra.
Perjuangan Jonatan Christie merebut tiket final tersebut berbuah manis saat ia berhadapan dengan pemain asal Thailand di semifinal Polytron Indonesia Open 2026, Sabtu (6/6/2026) di Istora, Senayan, Jakarta.
Jojo berhadapan dengan Panitchaphon Teeraratsakul dalam pertarungan super sengit di Court 1.
Wakil Indonesia itu dipaksa bermain hingga tiga gim lamanya untuk mendapatkan tiket ke final itu.
Melalui perjuangan keras, Jonatan Christie bisa mengalahkan lawannya dengan skor 16-21, 21-10, dan 21-12 dalam waktu 58 menit.
Ada harapan besar bagi Indonesia bisa melihat lagi tunggal putra Merah Putih menjadi juara di Indonesia Open.
Kali terakhir ada pemain tunggal putra Indonesia yang menjadi juara di turnamen ini adalah pada 2012 silam.
Saat itu ada Simon Santoso yang menjadi juara terakhir dari Indonesia di ajang sendiri.
Dengan demikian, Jonatan tinggal berhadapan dengan satu pemain lagi untuk bisa menjadi juara di kandang sendiri.
Ia akan berhadapan dengan Victor Lai yang sudah terlebih dahulu mendapatkan tiket ke babak final.
Perjuangan Tuan Rumah
Sebagai tuan rumah, Indonesia berhasil meloloskan empat wakil terbaiknya ke babak semifinal.
Mereka adalah Jonatan Christie di sektor tunggal putra, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum di sektor ganda putri.
Kemudian ada dua pasangan ganda putra, Sabar Karyaman/Reza Pahlevi dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Bagi publik tuan rumah, sorotan utama tertuju pada sektor ganda putra yang sukses menciptakan sejarah sekaligus mengunci satu tiket di babak final lebih awal.
Sabar/Reza bakal saling sikut dengan junior mereka, Raymond/Joaquin, demi selembar tiket final.
Bagi Sabar/Reza, laga ini adalah momentum penebusan dosa setelah pada edisi 2025 lalu mereka harus puas keluar sebagai runner-up.
Sebaliknya, bagi pasangan muda Raymond/Joaquin, menembus semifinal turnamen level Super 1000 ini sudah merupakan sejarah baru dalam karier mereka.
Siapa pun pemenangnya, Indonesia sudah aman menempatkan satu wakil di partai puncak berkat derbi panas ini.
Menariknya, persaingan internal ini tidak hanya milik Indonesia. Dua laga perang saudara lainnya dari delegasi lain.
Dari sektor ganda campuran, China langsung mengunci satu tempat di final lewat dua pasang muda mereka, Cheng Xing/Zhang Chi dan Guo Xin Wa/Chen Fang Hui dari ganda campuran.
Sementara itu, dari sektor ganda putri, Jepang yang menyajikan duel senegara antara Pasangan senior Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto ditantang oleh kompatriotnya, Rui Hirokami/Sayaka Hobara.
Kemenangan mutlak dari laga ini memastikan satu tempat di final bagi Negeri Sakura.
(Tribunnews.com/Guruh/Niken)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.