Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Efek Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin Ditarik dari Australian Open 2026

Raymond/Joaquin tak akan bisa mempertahankan gelar di Australian Open tahun ini setelah ditarik dari keikutsertaan oleh PBSI.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Efek Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin Ditarik dari Australian Open 2026
Tribunnews.com/Dok: PBSI
LOLOS SEMIFINAL - Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, sukses melangkah ke semifinal Badminton Asia Championships (BAC) 2026 usai mengalahkan pasangan Chinese Taipei, Fang-Chih Lee/Fang-Jen Lee secara straight game, 21-15, 21-18, Ningbo Olympic Sports Center, China, Jumat (10/4/2026). Fajar/Fikri akan memperpanjang puasa gelar mereka di ajang Super 500 lantaran ditarik dari keikutsertaan di Australian Open 2026. Dok: PBSI 
Ringkasan Berita:
  • Keputusan PBSI menarik Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin dari Australian Open 2026 memiliki imbas besar.
  • Raymond/Joaquin tak akan bisa mempertahankan gelar di ajang ini dan akan kehilangan poin cukup besar.
  • Sedangkan Fajar/Fikri akan otomatis memperpanjang puasa gelar di ajang Super 500.

 

TRIBUNNEWS.COM - Federasi Bulu Tangkis Indonesia, PBSI, membuat keputusan besar menarik pemain dari Australian Open 2026 yang bergulir pekan ini.

Kedua pemain yang ditarik tersebut adalah pasangan ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.

Keputusan PBSI menarik keikutsertaan kedua pemain ini dari ajang Australian Open 2026 sebenarnya cukup menuai sorotan.

Status kedua pemain ini punya kaitan erat dengan ajang yang digelar di negeri Kanguru ini

Kesamaan Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin adalah sama-sama finalis Australian Open tahun lalu.

Pada saat itu, Raymond/Joaquin berhasil mengalahkan Fajar/Fikri untuk menjadi juara di ajang setingkat Super 500 ini.

Rekomendasi Untuk Anda

Kala itu, meski kalah dari Raymond/Joaquin, Fajar/Fikri bak mendapatkan hadiah besar lainnya lantaran bisa lolos ke ajang BWF World Tour Finals yang digelar di akhir tahun.

Baca juga: Alasan Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin Ditarik Mundur dari Australia Open 2026, Begini Kata Pelatih

Bagi Raymond/Joaquin, mereka otomatis tak akan bisa mempertahankan gelar juara mereka di ajang ini.

Mereka akan kehilangan sekira 9.200 imbas dari tak bisa mempertahankan gelar di sana.

Kehilangan poin sebanyak itu akan menjadi kerugian bagi Raymond/Joaquin yang sedang berusaha meningkatkan ranking BWF.

Namun PBSI punya alasan tersendiri untuk menarik Raymond/Joaquin dari Australian Open.

Mereka memandang faktor risiko yang besar bagi ganda putra muda ini untuk turun di ajang selanjutnya.

Pasalnya mereka belum memiliki banyak waktu istirahat pascatampil di babak final Indonesia Open 2026 pada Minggu (7/6/2026) lalu.

Selain itu, PBSI juga mempertimbangkan faktor kemungkinan cedera yang menghantui Raymond Indra.

RAIH KEMENANGAN - Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, sukses meraih kemenangan pada babak awal Orleans Masters 2026 usai mengalahkan wakil Singapura, Donovan Willard Wee/Jia Hao Howin Wong, dengan skor 21-13, 21-16 di Orleans, Prancis, Selasa (17/3/2026). dok: PBSI
RAIH KEMENANGAN - Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, sukses meraih kemenangan pada babak awal Orleans Masters 2026 usai mengalahkan wakil Singapura, Donovan Willard Wee/Jia Hao Howin Wong, dengan skor 21-13, 21-16 di Orleans, Prancis, Selasa (17/3/2026). dok: PBSI (Tribunnews.com/Dok: PBSI)

"Untuk Raymond/Joaquin, saya melihat dengan masa recovery yang singkat dari final Indonesia Open menuju laga pertama Australian Open," kata pelatih ganda putra utama PBSI, Antonius Budi Ariantho.

"Apalagi Raymond baru pulih dari cedera lututnya."

"Menurunkan mereka di Australia punya risiko cederanya kambuh," paparnya.

Untuk Fajar/Fikri, Antonius menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah melalui proses diskusi.

Apalagi sebelumnya, Fajar/Fikri gagal total di Polytron Indonesia Open 2026 setelah langsung kandas di babak 32 besar.

 Datang sebagai unggulan ketiga, Fajar/Fikri secara mengejutkan kalah dari pasangan China, Chen Bo Yang/Liu Yi, dengan skor 13-21, 14-21.

Kekalahan tersebut menjadi sorotan. Mengingat di turnamen sebelumnya mereka finis sebagai runner-up Singapore Open 2026.

"Indonesia Open merupakan salah satu milestone yang penting bagi PBSI. Namun, hasil yang diraih pasangan Fajar/Fikri masih belum sesuai dengan target yang telah ditetapkan."

"Oleh karena itu diperlukan evaluasi menyeluruh sebagai bahan perbaikan ke depannya."

"Australian Open tidak termasuk dalam program turnamen utama mereka pada periode ini."

"Fokus mereka akan diarahkan pada persiapan yang lebih optimal untuk menghadapi turnamen-turnamen prioritas mereka berikutnya seperti Kejuaraan Dunia dan Asian Games," kata Antonius.

Namun ditariknya Fajar/Fikri dari Australian Open 2026 juga pantas disayangkan.

Mereka memang kini menduduki ranking 2 dunia di ranking BWF.

Namun, Fajar/Fikri adalah pemain ganda putra yang belum pernah mendapatkan gelar di ajang Super 500 mana pun.

Ajang Australian Open 2026 sekiranya berpotensi memutus catatan tersebut lantaran kekuatan ganda putra di ajang ini tak terlalu mengerikan.

Langkah PBSI yang memutuskan menarik Fajar/Fikri membuat mereka untuk sementara memperpanjang catatan tak meraih gelar di Super 500.

(Tribunnews.com/Guruh)

Sesuai Minatmu
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas