Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Cerita Sabar/Reza Soal Beratnya Shuttlecock Australian Open

Reza menambahkan, berat shuttlecock yang digunakan pada turnamen Australian Open kali ini menguntungkan lawan dari segi permainan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Cerita Sabar/Reza Soal Beratnya Shuttlecock Australian Open
Tribunnews.com/Dok: PBSI
GAGAL JUARA - Perjuangan ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani untuk membawa pulang gelar Australian Open 2026 harus terhenti di partai puncak. Sabar/Reza finis sebagai runner-up setelah takluk dari pasangan China, Chen Bo Yang/Liu Yi, dengan skor 15-21, 19-21 di Sydney, Minggu (14/6/2026). Dok: PBSI 
Memuat video…

Cerita Sabar/Reza Soal Beratnya Shuttlecock Australian Open yang Bikin Mereka Hilang Fokus

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perjuangan ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani untuk membawa pulang gelar Australian Open 2026 harus terhenti di partai puncak.

Sabar/Reza finis sebagai runner-up setelah takluk dari pasangan China, Chen Bo Yang/Liu Yi, dengan skor 15-21, 19-21 di Sydney, Minggu (14/6/2026).

Meski gagal meraih gelar juara, pencapaian menembus final tetap menjadi hasil positif bagi pasangan unggulan ketiga tersebut.

Baca juga: Cerita Di Balik Sujud Syukur Alwi Farhan Usai Juara Australian Open 2026

Sabar/Reza menilai perjalanan mereka sepanjang turnamen dapat menjadi modal penting untuk menghadapi kompetisi-kompetisi berikutnya.

Reza mengakui lawan tampil lebih nyaman dengan kondisi pertandingan yang berbeda dibandingkan turnamen sebelumnya di Indonesia Open.

“Tetap bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan ini tanpa cedera. Tadi kami awal-awal tertekan dengan pola permainan mereka,” ujar Reza.

Rekomendasi Untuk Anda

Reza menambahkan, berat shuttlecock yang digunakan pada turnamen Australian Open kali ini menguntungkan lawan dari segi permainan.

“Di sini suasananya berbeda dengan di Indonesia Open kemarin karena di sini dari segi bola agak berat jadi sesuai dengan pola mereka. Mereka nggak gampang mati dan itu tadi bikin kami agak hilang fokus,” sambungnya.

Sementara itu, Sabar menilai pasangan China tampil lebih disiplin dan solid, terutama dalam bertahan.

Hal itu membuat mereka kesulitan mengembangkan permainan terbaik sepanjang pertandingan.

“Di sini mereka main jauh lebih safe, jauh lebih rapat pertahanannya. Mereka benar-benar jauh lebih baik dari kami hari ini," kata Sabar.

Kendati gagal mengangkat trofi, hasil di Sydney memberikan suntikan kepercayaan diri bagi pasangan yang dalam beberapa bulan terakhir terus berupaya menemukan konsistensi permainan.

“Walau belum berhasil juara tapi pastinya hasil ini benar-benar sangat penting, semoga jadi titik balik kami berdua untuk perform dan lebih percaya diri di kejuaraan-kejuaraan berikutnya," pungkas Sabar.

Status runner-up Australian Open 2026 ini membuat Sabar/Reza membawa pulang poin penting dalam perburuan posisi di ranking dunia sekaligus bekal berharga untuk menghadapi rangkaian turnamen internasional selanjutnya.

 

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas