Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Superskor
LIVE ●

PSPS Turunkan Dzumafo dan Isnaini di Lini Depan

Pelatih Abdurahman Gurning sudah putuskan Dzumafo Herman, striker asal Kamerun, turun duet dengan tandem, M Isnaini di lini depan. Sementara di sektor pertahanan, tetap digalang Deddy dan Bannaken.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Harismanto
Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Syafruddin Mirohi
TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU
- Setelah sukses menahan imbang Sriwijaya FC 1-1 Rabu kemarin, PSPS Pekanbaru kembali melakoni laga di Piala Indonesia melawan Persikabo Bogor, Jumat malam (16/4/2010) pukul 19.00 WIB, di Stadion Jabaring, Palembang.

Pelatih Abdurahman Gurning tidak lagi menurunkan pemain lapis duanya sebab dalam laga perdana melawan Sriwijaya kemarin, mereka dinilai belum bisa mengimbangi permainan lawan. Untung saja, di 20 menit terakhir, dia langsung menarik mereka lalu memasukkan pemain pilar Dzumafo Herman, Rusdianto, Deddy Gusmawan. Sehingga skor imbang 1-1 tercipta di masa injury time. Dzumafo lah yang menjadi pahlawan PSPS petang kemarin. Tendangan bebasnya dari luar kotak pinalti, memaksa kiper Hendro Kartiko memungut bola dari gawangnya sendiri.

Malam ini, Gurning sudah putuskan striker asal Kamerun tersebut turun duet dengan tandem, M Isnaini di lini depan. Sementara di sektor pertahanan, tetap digalang Deddy dan Bannaken. Hanya saja, Josh Maguire tidak diturunkan sebagai tim inti. Karena berdasarkan peraturan di Piala Indonesia, tim hanya boleh menurunkan tiga pemain asing.

"Pemain asing kita sudah pas tiga orang, Dzumafo, Bannaken dan Tchana di sektor gelandang. Jadi, untuk Josh, bisa kita mainkan di babak kedua menggantikan salah satu pemain asing lainnya," terang Gurning, Kamis (15/4) kepada Tribun via ponsel.  

Bagi Gurning, Persikabo merupakan tim bagus. Buktinya mereka menang kemarin, meski lawan sama bermain di Divisi Utama. Ya, morivasi tinggi kini menghinggapi kubu Persikabo Bogor. Sebagai pemuncak klasemen di Grup A Piala Indonesia 2010, dengan mengantongi 3 poin, tim yang dibesut Iwan Setiawan ini punya modal tinggi untuk melangkah ke babak 16 besar, setelah menang agregat atas Semen Padang 3-1, Rabu malam kemarin.

Sementara PSPS masih mengantongi 1 poin, sama dengan tuan rumah Sriwijaya. Sebaliknya, nasib kurang beruntung dialami Semen Padang, masih nol poin. Namun bagi Gurning, kemenangan Persikabo ini tidak lantas membuat timnya takut.

Justru semakin termotivasi untuk mengulangi kemenangan seperti saat keduanya bentrok di babak delapan besar Divisi Utama 2008/2009 lalu di Malang, dengan kemenangan PSPS 1-0. Pelatih berlisensi A Nasional ini juga mengaku sudah mengantongi beberapa kelemahan tim asal Kota Hujan tersebut.

Yang jelas, anak asuhnya tidak perlu menempel setiap pemain mereka, layaknya laga lawan Sriwijaya kemarin. Dari 11 pemainnya, Gurning hanya menunjuk striker Rodrigo Santoni sebagai pemain yang diwaspadai.

Rekomendasi Untuk Anda

"Dia bisa berbahaya bila berada di kotak pinalti. Kemarin sudah dibuktikannya dengan mencetak hattrick ke gawang Semen Padang," ucapnya. Namun Gurning sudah menunjuk Deddy Gusmawan dan Danil Junaidi untuk 'menebas' setiap bola yang dikuasainya.

Gaya permainan keras tapi tidak kasar adalah hal yang wajib dimainkan Askar Bertuah nanti. Sebab, laga ini bisa jadi laga penentu masuk atau tidaknya PSPS ke babak 16 besar. Makanya, dia sudah menginstruksikan kepada skuadnya untuk bermain total dan meraih kemenangan.

"Kita harapkan anak-anak main lepas, seperti lawan Sriwijaya kemarin. Memang jelas berbeda permainannya. Persikabo Bogor ini justru lebih menganut pola ofensif," harapnya. Di kubu Persikabo, mereka menilai PSPS sebagai penguasa sepakbola di Sumatera pada ISL musim ini untuk sementara.

Secara nyata, tim yang bermarkas di Stadion Rumbai tersebut mampu mengkudeta beberapa tim elit di Indonesia, dengan bertengger di posisi ke-5 ISL dalam dua pekan ini. Sebut saja Sriwijaya yang pernah dibenamkan 2-0 saat keduanya bentrok di Pekanbaru, digeser secara paksa oleh pasukan Biru ini di posisi 6.

Persija Jakarta, juga mengalami nasib yang sama. Pulang ke Jakarta dengan kepala tertunduk setelah menyerah 1-0 pada 8 April lalu. Pelatih Persikabo Iwan Setiawan mengaku, anak asuhnya dalam kondisi yang siap tempur.

Kemenangan kemarin menjadi modal berharga untuk spirit laga malam nanti. Dia telah menyiapkan strategi jitu untuk meredam permainan PSPS yang terkenal dengan gaya yang banyak mengandalkan kolektivitas. "Kami optimis dapat mengatasi permainan PSPS," katanya. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Arsenal
38
26
7
5
71
27
44
85
2
Man. City
38
23
9
6
77
35
42
78
3
Manchester United
38
20
11
7
69
50
19
71
4
Aston Villa
38
19
8
11
56
49
7
65
5
Liverpool
38
17
9
12
63
53
10
60
Berita Populer
Atas