Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Superskor
LIVE ●

Pengamat: LSI Kasta Pertama LPI Kasta Kedua

Meski dielukan sebagai liga reformasi dari LSI yang dikelola PSSI, Kompetisi LPI dinilai akan tetap menjadi kompetisi dengan kasta kedua dari LSI.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
TRIBUNNEWS.COM - Meski dielukan sebagai liga reformasi dari Liga Super Indonesia (LSI) yang dikelola PSSI, Kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) dinilai akan tetap menjadi kompetisi dengan kasta kedua dari LSI.

LSI dianggap akan menjadi liga tertinggi di ajang sepakbola Indonesia, meskipun setelah kongres PSSI mengakibatkan perubahan struktur kepengurusan pada tubuh induk organisasi sepakbola tertinggi di Indonesia tersebut.

Menurut pengamat sepakbola dari Sulawasi Selatan, Yopie Lumoindong, Superliga merupakan produk resmi dari FIFA dan AFC, sehingga status Superliga sebagai kompetisi tertinggi di tanah air tidak dapat tergantikan.

"Banyak orang mengira LSI itu merupakan kompetisi bentukan PSSI, sehingga bisa saja diubah jika kepemimpinan berubah. Hal itu tentu tidak benar karena LSI merupakan produk dari AFC dan FIFA," jelasnya.

Yopie menjelaskan bahwa Liga Primer Indonesia (LPI) yang digagas oleh Arifin Panigoro tidak mungkin menjadi pengganti Superliga. Yopie beralasan bahwa untuk menyelenggarakan sebuah kompetisi profesional, yang diperlukan bukan hanya sportifitas tetapi juga membutuhkan legalitas.

Tetapi Yopie menambahkan bahwa status ilegal yang sekarang disandang kompetisi LPI dapat berubah menjadi legal setelah kepengurusan PSSI berganti. Hanya saja, kompetisi tersebut tetap tidak dapat menggantikan kompetisi Superliga saat ini, tetapi untuk menjadi kasta kedua menggantikan Divisi Utama masih memungkinkan.

"LPI bisa saja mengganti kompetisi Divisi Utama yang merupakan kompetisi kasta kedua. Peluang itu bisa terjadi jika sosok yang didukung pihak LPI pada kongres PSSI berhasil menjadi Ketua Umum PSSI yang baru," katanya. (goal)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas