Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Superskor
LIVE ●

Sanksi FIFA buat Indonesia Cuma Isapan Jempol?

Pemerintah Indonesia yang diwakili oleh Menpora, Andi Mallarangeng diminta tak perlu ragu mereformasi PSSI dan tak usah cemas akan sanksi FIFA

Tayang:
Baca & Ambil Poin
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia Sport Watch (ISW) berpendapat Pemerintah Indonesia dalam hal ini diwakili oleh Menpora, Andi Mallarangeng tak perlu ragu untuk mereformasi PSSI. ISW menyebut hal itu untuk perbaikan dunia sepakbola Indonesia ke depan.

Soal sanksi FIFA yang disebut Ketua Komisi Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Hinca Pandjaitan, akan segera dijatuhkan FIFA ke PSSI karena Pemerintah Indonesia dinilai campur tangan dalam pesepakbolaan Indonesia, ISW yang diwakilkan oleh Ketua Umum ISW, Jusuf Rizal, mengatakan itu hanya rumor yang sengaja diembuskan oleh sejumlah oknum PSSI.

"Ketakutan akan sanksi FIFA yang diembuskan prosatus quo di PSSI, hanya isapan jempol. FIFA sesungguhnya tahu kondisi PSSI sejak Nurdin Halid dipenjara, namun hanya diam," ujar Jusuf Rizal dalam rilisnya yang diterima Tribunnews.com.

Pernyataan Jusuf Rizal itu merujuk pada dugaan pembelokkan Statuta FIFA dalam Statuta PSSI terkait syarat menduduki posisi komite eksekutif dan ketua umum di PSSI.

Lebih gamblang, Jusuf Rizal yang juga pernah menjabat sebagai Direktur Promosi dan Pembinaan Usia Muda PSSI menyebut FIFA juga tak terlepas dari oknum yang telah 'disemir' oknum PSSI sebesar Rp 500 juta terkait Jabatan Ketua Umum PSSI yang kini disandang oleh Nurdin Halid dan kontroversi seputar statusnya sebagai mantan narapidana.

"Buktinya FIFA hanya diam," kata Jusuf Rizal.

Sebelumnya, Ketua Komisi Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Hinca Pandjaitan, menyebut hanya tinggal menunggu hitungan detik untuk dihukum FIFA. Berupa apa hukuman FIFA jika pemerintah benar-benar mengambilalih fungsi PSSI menurut Hinca?

"Tidak boleh melakukan pertandingan persahabatan di dalam dan di luar. Yang paling parah, peringkatnya langsung turun ke nomor urut paling bawah. Dari 208 langsung dan nilainya langsung 0," kata Hinca.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
PERSIB
34
24
7
3
59
22
37
79
2
Borneo FC
34
25
4
5
74
31
43
79
3
Persija
34
22
5
7
65
29
36
71
4
Persebaya
34
16
10
8
61
35
26
58
5
Bhayangkara FC
34
16
5
13
53
45
8
53
Berita Populer
Atas