Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Liga Champions

Ranieri Siap Tandemkan Pazzini dan Milito

Persaingan Diego Milito dan Giampaolo Pazzini sempat meruncing ketika Inter Milan masih dibesut Gian Piero Gasperini.

Ranieri Siap Tandemkan Pazzini dan Milito
Diego Milito.

TRIBUNNEWS.COM, MILAN - Persaingan Diego Milito dan Giampaolo Pazzini sempat meruncing ketika Inter Milan masih dibesut Gian Piero Gasperini. Pasalnya, Gasperini lebih suka memainkan satu penyerang utama dan dua penyerang sayap. Posisi striker utama itulah yang diperebutkan Milito dan Pazzini.

Setelah Claudio Ranieri mengambil alih jabatan Gasperini, Inter bertransformasi menjadi dua penyerang didukung dengan satu penyerang lubang atau trequartista. Penyerang lubang hampir dipastikan milik Wesley Sneijder. Strategi dua penyerang akan membuka kesempatan bagi Milito dan Pazzini untuk bermain bersama.

Hal itu sudah dibuktikan saat Inter menang atas Bologna, (24/9/2011). Saat Milito masuk pada babak kedua, duetnya dengan Pazzini cukup efektif. Keduanya terbukti bisa bermain bersamaan di lini depan meski memiliki karakter mirip. Hal itu membuat Ranieri pun mulai mempertimbangkan memasang duet Milito-Pazzini pada beberapa laga. Peluang itu bisa saja hadir saat Inter bersua CSKA Moskva di Liga Champions, Selasa (27/9/2011) ini.

"Apakah Pazzini dan Milito bisa bermain bersama? Tentu saja, keduanya pemain sempurna. Saya tidak bisa memberitahu line-up (vs CSKA Moskva) sekarang. Saya masih menunggu hingga sesi latihan terakhir. Saya harus mengevaluasi semuanya. Ketika menentukan skuad, saya mempertimbangkan kekuatan dan kelemahan," beber Ranieri.

Terkait laga melawan CSKA, Ranieri menyambutnya dengan sikap optimistis. Bukan sekadar mengalahkan wakil Rusia tersebut, bahkan dia percaya Inter masih mampu berjaya di Eropa.

"Tentu saja kami bisa menjadi juara di Eropa. Inter juga tim kuat di kompetisi domestik. Memang kami sempat tergelincir (kalah dari Trabzonspor), tapi kami siap bangkit dan kembali ke jalur. Besok laga yang berat, karena tim Rusia selalu menyulitkan. Kami hanya perlu berusaha tak membuat kesalahan," pungkas dia.(*)

Ikuti kami di
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Duniasoccer.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas