Persipon Pontianak Lolos ke Putaran Dua Divisi I
Persipon Pontianak berhasil menjawab asa publik sepakbola Kalbar untuk terus berada di Divisi I Liga Indonesia tahun 2011/2012.
Editor:
Anwar Sadat Guna
Laporan Wartawan Tribun Pontinaka, Joko Hardyanto
TRIBUNNEWS.COM, PONTIANAK - Persipon Pontianak berhasil menjawab asa publik sepakbola Kalbar untuk terus berada di Divisi I Liga Indonesia tahun 2011/2012.
Asa publik Pontianak terjawab, setelah Persipon menang di pertandingan terakhir sore kemarin melawan Persikutim Kutai Timur di Stadion Keboen Sajoek Pontianak, Sabtu (4/2/2012), dengan skor tipis 1-0.
Kemenangan ini memastikan Persipon menjadi juara grup setelah unggul selisih gol dengan Persikutim yang menjadi runner up.
Adapun Persikubar terancam diskualifikasi karena menyalahi peraturan khusus PSSI tentang menurunkan pemain tidak sah saat dimulainya pertandingan leg kedua.
Hingga pertandingan terakhir, Persipon, Persikutim, dan Persikubar mengoleksi 10 poin, Persipon unggul selisih gol atas Persikutim dengan memasukan 10 gol dan kebobolan 6, berbanding Persikutim, memasukan 7 gol dan kemasukan 6 gol. Sedangkan Persikubar, akibat sanksi dari PSSI, akan mengalami pengurangan 3 poin.
"Selamat kepada Persipon berhasil memenangi laga ini, saya akui Persipon bermain lebih baik, dan berhasil memanfaatkan peluang hingga berbuah gol," kata Pelatih Persikutim, Masudi.
Bermain di hadapan suporter yang memenuhi stadion Keboen Sajoek, Persipon langsung menguasai jalannya laga.
Serangan dari sayap yang dimotori Nuris dan Sobirun, berhasil menusuk jantung pertahanan Persikutim.
Dimenit ke-24 stadion Keboen Sajoek bergemuruh setelah pemain bernomor 24, Sobirun, berhasil memenangi duel udara dengan pemain Persikutim dan mengirim bola sepakannya ke kanan gawang Persikubar yang tak mampu dihalau Umar, penjaga gawang. Gol, dan skor berubah menjadi 1-0, untuk keunggulan Persipon.
"Pergerakan Hengki mampu memecah konsentrasi pemain Persikubar hingga mereka sedikit lengah dan ini yang berhasil dimanfaatkan oleh Sobirun lewat tandukannya," puji pelatih Persipon, Inyong mengomentari kinerja anak asuhnya.
Unggul satu kosong tak membuat Persipon mengendurkan serangan, bahkan berkali-kali penetrasi yang dilakukan pemain sayap mampu mengirim bola hingga ke jantung pertahanan Persikutim.
Sayang penyelesain akhir yang kurang sempurna membuat skor tak berubah hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, baik Persikutim maupun Persipon silih berganti menjajal barisan pertahanan lawan. Beberapa kali peluang yang seharusnya menjadi gol, tak berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh striker Persikutim.
"Kita akui kita memang kurang tenang ketika mendapat peluang mencetak gol," ujar Steve Karinda, Striker Persikutim.
Untuk sementara Persipon Pontianak dan Persikutim Kutai Timur berhak mewakili kalimantan di putaran dua Divisi I dan menunggu hasil pertandingan Grup X wilayah Sumatera dan Sulawesi.