Nurdin Halid: Hanya ISL yang Legal
Mantan Ketua Umum PSSI Nurdin Halid berpendapat hanya kompetisi sepakbola profesional Indonesia Super League (ISL) yang legal.
Penulis:
Hasanudin Aco
Editor:
Gusti Sawabi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Ketua Umum PSSI Nurdin Halid berpendapat hanya kompetisi sepakbola profesional Indonesia Super League (ISL) yang legal.
"Tidak bisa ada dua kompetisi sepakbola profesional dalam level yang sama dalam satu federasi. Tidak boleh begitu," kata Nurdin di gedung DPR RI Jakarta, Senin (13/2/2012), sore.
Menurut Nurdin sebuah kekeliruan ada dua kompetisi sepakbola profesional sebab regulasi FIFA dan AFC tidak membolehkan demikian. "Karena ini kompetisi profesional. Yang lain boleh misalnya dulu ada Galakarya itu tidak apa-apa karena bukan kompetisi profesional," kata Nurdin.
Menurut dia kompetisi sepakbola profesional harusnya satu saja sesuai dengan rekomendasi Kongres PSSI. "Hasil Kongres PSSI itu hasilnya ISL itu sebagai pelaksana kompetisi tidak bisa digantikan. Itu keputusan Kongres kalau mau diganti yah Kongres dulu," kata Nurdin.
Nurdin Halid sepakat diadakan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI namun dengan catatan KLB sebagai wadah untuk mencari jalan keluar dari masalah yang dihadapi PSSI saat ini.
"Kongres Luar Biasa itu memang salah satu jalan keluar terbaik tetapi tidak berarti KLB untuk mengganti pengurus PSSI sekarang atau ketua umumnya," kata Nurdin.
Dikatakan KLB nantinya misalnya bisa membahas agenda lain seperti soal dualisme kompetisi sepakbola profesional saat ini yakni ISL dan IPL. "Itu bisa dibicarakan di KLB. Solusinya seperti apa," kata Nurdin.
Menurut Nurdin, perbedaan-perbedaan dalam tubuh PSSI saat ini bisa diselesaikan lewat KLB. "Dengan tidak harus mengganti ketua umumnya misalnya. Cuma pengurus PSSI sekarang diingatkan sepanjang berada di rel organisasi yang benar harus diluruskan," ujar dia. (Aco)