Claudio Prandelli Tetap Bela Mario Balotelli
Tekel keras berbuah kartu kuning kedua alias kartu merah yang diterima Mario Balotelli pada pertandingan Manchester City melawan Arsenal
Editor:
Toni Bramantoro
TRIBUNNEWS.COM, ROMA - Tekel keras berbuah kartu kuning kedua alias kartu merah yang diterima Mario Balotelli pada pertandingan Manchester City melawan Arsenal, Minggu (8/4/2012), tidak mengancam tempatnya di tim nasional Italia. Menurut arsitek Gli Azzurri, Cesare Prandelli, pengusiran yang diterima Balotelli merupakan hal yang wajar dalam permainan sepak bola.
Kartu merah yang diberikan wasit Martin Atkinson pada Super Mario tampaknya tak melanggar kode etik yang sejatinya diterapkan Prandelli dalam menyeleksi pemain timnas.
"Saya melihat ketika dia dikeluarkan, tapi kali ini adalah pelanggaran yang merupakan bagian dari permainan," ucap pelatih bernama lengkap Cesare Claudio Prandelli seperti dilansir Football Italia.
"Saya tak berpikir kode etik dapat diterapkan dalam situasi khusus ini," tambah pria yang pernah menukangi klub Fiorentina dan AS Roma ini.
"Saya akan mengevaluasi posisinya jelang Euro 2012, tapi saya tekankan pengusiran yang diterimanya merupakan bagian dari permainan," tutur Prandelli.
Sebelumnya Balotelli pernah dicoret dari tim nasional Italia jelang laga persahabatan kontra Amerika Serikat yang digelar di Stadio Luigi Ferraris, Maret silam. Masalahnya apalagi kalo bukan pelanggaran kode etik yang secara tegas diterapkan Prandelli. Balotelli terbukti menginjak pemain Tottenham Hotspur, Scott Parker, pada Januari lalu.
Statement Prandeli perihal pelanggaran kode etik pada waktu itu sangat jelas. Dia tak menginginkan pemain-pemain yang melakukan pelanggaran dan diusir keluar lapangan.