Djohar Arifin: Rapat JC Sering Ditunda Gara-gara KPSI
Djohar Arifin Husin mengatakan, sering ditundanya rapat Joint Committee disebabkan Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia berhalangan hadir.
Penulis:
Glery Lazuardi
Editor:
Ravianto
Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Glery Lazuardi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia, Djohar Arifin Husin mengatakan, sering ditundanya rapat Joint Committee disebabkan anggota Joint Committee dari Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia berhalangan hadir.
"KPSI yang meminta jadwal rapat JC diundur, awalnya rapat akan digelar 24 Juli, kemudian dipindah jadwalnya menjadi 30 Juli karena dua orang dari pihak mereka berhalangan hadir. Direncanakan akan menggelar rapat pada 2 Agustus, kembali tidak terlaksana karena anggota JC dari mereka umroh, kemudian diubah ke 5 Agustus dan yang meminta mundur mereka,"katanya.
Pria kelahiran Sumatera Utara itu mengajak, semua anggota Joint Committe untuk segera menyelesaikan pembahasan poin-poin yang telah disepakati di dalam MoU antara PSSI dan KPSI.
Poin yang tertulis di dalam MoU tersebut berisi tentang, Pengembalian Posisi Empat Anggota Executive Committee, Revisi Statua PSSI, penentuan Liga Profesional, Persoalan Asosiasi yang semuanya akan dibahas di dalam Kongres PSSI.
"Kita sudah berusaha menghormati mereka. Seringnya rapat Joint Committee ditunda membuat klub dan pemain rugi, karena belum jelasnya format kompetisi di musim depan,"tuturnya.
Sampai saat ini, Senin (6/8/2012), rapat Joint Committee belum bisa terlaksana dan tidak dijelaskan kapan rapat bisa kembali berlangsung.
Baca tanpa iklan