Djohar Arifin: Tidak Ada Intervensi Kepada Persebaya
Disebutkan dalam proses transfer ke klub Thailand tersebut, Tibo mengaku sebagai pemain Persebaya.
Penulis:
Glery Lazuardi
Editor:
Ravianto
Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Glery Lazuardi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Djohar Arifin Husin mengaku siap meladeni gugatan yang akan dilayangkan oleh Persebaya 1927 terkait kasus pemalsuan status Titus Bonai pada saat proses transfer pemain berjuluk ‘Tibo’ itu ke klub Thailand Premier League, BEC Tero Sasana.
Disebutkan dalam proses transfer ke klub Thailand tersebut, Tibo mengaku sebagai pemain Persebaya, padahal dia terikat kontrak di Persipura Jayapura sampai September 2012. Setelah dilakukan investigasi lebih lanjut, terbukti mantan CEO Persebaya 1927 LIano Mahardika menandatangani Transfer Matching System (TMS) kepindahan Titus Bonai.
LIano Mahardika kini telah diberikan sanksi oleh PT Liga Prima Indonesia Sportindo berupa skorsing 3 bulan, akibat sikapnya yang dianggap telah melakukan perbuatan tidak patut. Ringannya sanksi yang diterima oleh LIano, membuat banyak pihak bertanya, termasuk sejauh mana keterlibatan PSSI dalam transfer tersebut.
“Kami siap menempuh jalur apa saja, kami serahkan kepada klub. Mengenai proses kepindahan Tibo ke BEC Tero Sasana, kami tidak tahu apa-apa terkait dengan hal ini. Kami tidak pernah menekan Persebaya tidak ada pesan apa-apa dari PSSI dan LPIS yang duduk di Persebaya,”tutur Djohar Arifin Husin.
Baca tanpa iklan