Pemain Asing Tak Lagi Jadi Prioritas di PSM Makassar
Pelatih PSM Makassar, Petar Segrt memutuskan untuk mengunakan tenaga pemain muda lokal asal Sulawesi Selatan untuk skuadnya musim depan
TRIBUNNEWS.COM ‑ Pelatih PSM Makassar, Petar Segrt memutuskan untuk mengunakan tenaga pemain muda lokal asal Sulawesi Selatan untuk skuadnya musim depan. Bukan hanya masuk ke tim inti, tapi juga pemain cadangan.
Bahkan, ia juga tengah mempersiapkan semua pemain lokal berbakat untuk masuk ke dalam akademi muda PSM Makassar yang sebentar lagi akan segera dibentuk oleh manajemen baru PSM.
Hal itu diungkapkan langsung mantan Pelatih Bali Devata ini kepada Tribun via pesan singkat, Jumat (8/9/2012). Dalam isi pesannya tersebut, Petar menyebutkan bahwa ia sangat tertarik kepada sejumlah pemain muda yang dilihatnya dalam turnamen Liga Jusuf Kalla.
"Pertama saya ingin mengucapkan terima kasih atas adanya turnamen yang sangat bagus seperti Liga JK. Saya bisa melihat langsung banyak talenta pemain muda yang sangat bagus. Mereka bisa diproyeksikan masuk di skuad inti PSM dan akademi PSM nantinya,@ujarnya.
ATapi saya tidak bisa menyebutkan siapa orangnya yang akan saya proyeksikan karena kita harus menunggu penyelesaian gaji pemain saat ini. Selain itu, saya juga masih harus menunggu siapa‑siapa saja pemain yang akan hengkang. Harus sesuai kebutuhan tim," paparnya.
"Lalu saya akan putuskan untuk mempersiapkan latihan perdana kembali, para pemain muda tersebut akan saya undang untuk ikut berlatih dan kita lihat kemampuan mereka apakah layak masuk atau tidak ke PSM dan Akademi PSM," sambungnya.
Sejalan dengan pelatih, Ketua umum PSM Makassar, Sadikin Aksa untuk membuat Akademi pemain muda PSM memang bertujuan untuk memproduksi pemain muda berbakat. Akademi ini diharapkan bisa mengurangi ketergantungan akan penggunaan pemain asing.
ALebih bagus sekarang pakai tenaga pemain muda saja. Lagian kualitas pemain asing dan lokal sekarang nggak jauh‑jauh amat kok. Bahkan banyak pemain lokal yang kualitasnya lebih bagus dari pemain asing,@ kata Sadikin, beberapa waktu lalu.
Lanjut Sadikin, ia lebih senang dengan pemain muda yang saat ini sudah semakin baik perkembangannya. @Pemain asing harus banyak adaptasi lagi, baik cuaca, bahasa, dan suasana baru di tim, sedangkan kalau pemain lokal kan sudah terbiasa,@ sambungnya.
Meski demikian, Sadikin mengatakan bahwa dirinya tak menampik akan ada pemain asing tambahan untuk tim, tapi nantinya pemain asing tersebut harus mempunyai harga yang sesuai serta mempunyai reputasi yang cukup baik.
Selain itu, alasan memprioritaskan pemain muda adalah karena nilai kontrak. Menurutnya nilai kontrak pemain asing saat ini cukup tinggi ketimbang pemain lokal. @Itulah mengapa saya pernah mengatakan lebih setuju ada salary cap untuk seluruh pemain baik lokal maupun asing,@ katanya.
Petar pun masih akan melanjutkan "petualangannya" mencari talenta pemain muda. Ia akan mengajak dua asisten pelatih, Imran Amirullah dan Ansar Abdullah, untuk ikut serta bersama dirinya memantau setiap pertandingan Liga JK.
Asisten pelatih PSM, Imran Amirullah mengatakan, bahwa apa yang dilakukan oleh Petar dinilainya sangat bagus karena ini sesuai dengan konsep awal tim yakni memproduksi pemain nmuda bertalenta.
"Ya cukup bagus apa yang dilakukannya, karena itu berarti kita bisa berdayakan pemain muda, ketimbang beli pemain yang cukup mahal lebih baik kan kita produksi saja," pungkasnya.(cr8)