Kepergian Andy Carroll Pangkal Keterpurukan Liverpool
Kepergian Andy Carroll pada akhir bursa transfer menjadi pangkal keterpurukan Liverpool.
TRIBUNNEWS.COM – Kepergian Andy Carroll pada akhir bursa transfer menjadi pangkal keterpurukan Liverpool. Betapa tidak, selepas kepergian Carroll, lini depan The Reds hanya memiliki Fabio Borini dan Luis Suarez sebagai penggawa berpengalaman.
Terlebih manajemen kembali gagal dalam upaya merekrut Clint Dempsey. Tak ayal, nada kecewa terlontar dari pemain muda Jonjo Shelvey. "Sebagai sebuah tim, saat jendela transfer ditutup, kami semua kecewa karena gagal mendatangkan siapapun (untuk menggantikan Carroll)," tutur John Shelvey kepada talkSPORT.
Skema darurat lantas diterapkan Manajer Brendan Rodgers. Para gelandang seperti Shelvey juga dibebankan tugas mencetak gol. "Kami harus menjebol (gawang lawan) karena tidak ada plan B. Kami tak punya pemain seperti itu (Carroll)," tutur Shelvey.
Baca tanpa iklan