Zlatan Ibrahimovic Pemain Kotor dan Arogan
Zlatan Ibrahimovic menjadi pahlawan kemenangan Swedia atas Kepulauan Faroe, tapi sikapnya mengundang komentar pedas kapten lawan.
Penulis:
Ravianto
TRIBUNNEWS.COM, GOTHENBORG - Zlatan Ibrahimovic menjadi pahlawan kemenangan Swedia atas Kepulauan Faroe, tapi sikapnya mengundang komentar pedas kapten lawan.
Ketinggalan lebih dulu dari sang tuan rumah di paruh pertama pada partai Pra-Piala Dunia hari Jumat lalu itu, sumbangan satu assist dan satu gol bomber Paris Saint-Germain itu mengantar Blagult mengunci skor akhir 2-1.
Namun, dalam pertandingan itu Ibra dinilai Frodi Benjaminsen, kapten Faroe, beberapa kali menunjukkan perilaku tak terpuji. Salah satu contoh utama adalah ketika kedua pemain terlibat cekcok usai peluit tanda jeda antarbabak.
"Dia menyikut saya sesaat sebelum interval, dan saat saya meminta penjelasannya dalam perjalanan ke ruang ganti, dia berusaha mencengkeram saya. Tapi tak ada perkelahian," ujar bek veteran 34 tahun itu kepada Expressen.
Benjaminsen juga mengklaim eks punggawa AC Milan itu kerap menyombongkan diri.
"Ibrahimovic adalah pemain arogan. Dia meremehkan tim kami, dan senantiasa membual tentang di mana dia bermain dan betapa besar pendapatannya. Sikapnya sangat kekanak-kanakan."
"Dia juga pemain yang sangat kotor. Saya benar-benar tak suka padanya," tuntas Benjaminsen.