Kecil Peluang Indonesia Lolos dari Sanksi FIFA
Indonesia kemungkinan akan disanksi FIFA terkait kisruh yang melanda persepakbolaan tanah air.
Editor:
Ravianto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia kemungkinan akan disanksi FIFA terkait kisruh yang melanda persepakbolaan tanah air.
Hal ini ditegaskan salah seorang tim Task Force, Rita Subowo.
Menurut Rita, FIFA tampaknya sudah habis kesabaran melihat tajamnya perbedaan antara PSSI dan KPSI. Padahal, mereka sudah memberi keistimewaan dan kelonggaran dalam menyelesaikan permasalahan.
Dua kali kesempatan yang diberikan pada FIFA. Nyatanya, PSSI tetap saja kisruh. Kesempatan pertama yang diberikan adalah di KLB Solo, dua tahun lalu dan yang kedua MoU di Kuala Lumpur.
"MoU yang ditandatangani di Kuala Lumpur, Malaysia sebenarnya kesempatan kedua yang diberikan bagi Indonesia. Namun ini juga tidak dijalankan. Padahal tahun lalu saat saya bertemu (Sepp) Blatter (presiden FIFA), beliau mengingatkan bahwa ini adalah kesempatan terakhir yang diberikan bagi Indonesia," beber ketua KOI tersebut.
Sayangnya, tim komite bersama bentukan Task FOrce AFC itu malah dibubarkan PSSI di Kongres Palangkaraya, minggu lalu. PSSI juga memutuskan tidak menjalankan MoU.
Situasi ini pun membuat posisi Indonesia kembali terancam sanksi dari FIFA yang sebelumnya telah mengingatkan pemerintah akan batas waktu yang diberikan untuk menyelesaikan kisruh, yakni 10 Desember 2012.
"Ada dua langkah yang akan kami lakukan. Pertama adalah melihat apakah masih mungkin mendapatkan perpanjangan waktu dari FIFA. Namun saya pikir peluangnya sangat kecil sekali mengingat FIFA telah memberikan kesempatan terakhir bagi Indonesia," kata Rita.
Baca tanpa iklan