Gresik United Gagal Boyong Supriyono
Tim yang bermarkas di Stadion Petrokimia Gresik ini gagal memboyong Supriyono.
Editor:
Ravianto
TRIBUNNEWS.COM, GRESIK - Keinginan Persegres Gresik United (GU) mendapat amunisi baru sebelum kick off Liga Super Indonesia (LSI) 2012/2013 dipastikan gagal. Tim yang bermarkas di Stadion Petrokimia Gresik ini gagal memboyong Supriyono.
Perburuan Supriyono yang merupakan bek sayap Persisam Samarinda setelah dicoretnya Ardan Aras dari skuad GU. Menurut media officer GU Adi Sarminto, tim sudah mulai disibukkan dengan berbagai kegiatan yang menyangkut perkembangan tim ke depan. “Manajemen bukan menyudahi perburuan pemain. Kami memaksimalkan tiga pemain bek sayap yang ada. Kami tetap cari, tapi tidak ngoyo (buru-buru),” kata Adi, Kamis (3/1).
Dengan dicoretnya Ardan Aras dan gagal menggaet Supriyono, GU kini diwakili tiga bek sayap, yakni Supandi, David Faristian, dan Wismoyo.
Sebelumnya, GU dikabarkan memburu dua pemain lagi. Satu pemain di posisi bek sayap kanan, dan satu pemain berposisi penyerang. Namun, karena lini depan sudah dihuni banyak pemain bertipikal menyerang, maka perburuan pemain depan dihentikan. GU memiliki pemain bernaluri menyerang, seerti Aldo Barreto, Gery Setya, Rizky Novriansyah, Siswanto, Mulham Arufin, Shohei Matsunaga, April Hadi, Khabib Syukron, dan Doni Lattu.
“Sebelum pendaftaran pemain ditutup kami segera mencari tambahan pemain baru. Sepertinya tidak untuk posisi penyerang karena sudah terpenuhi. Jadi, kami masih akan cari bek kanan,” jelas Adi.
Adi menambahkan, pada laga perdana menghadapi Persiram Raja Ampat di Stadion Petrokimia, Selasa (8/1), GU memastikan belum ada pemain baru. "Apalagi pelatih Suharno juga belum memberikan usulan pemain yang layak direkrut,” ucap Adi
Pelatih Suharno sendiri mengaku sudah memberikan usulan nama pemain kepada manajemen. Namun, dirinya tidak mengetahui kenapa pemain incarannya gagal digaet oleh manajemen.
Mantan pelatih Arema LSI ini menambahkan, jika tidak ada pemain baru, dia akan memaksimalkan pemain yang sudah ada. “Kami sempat jajal Habib Syukron maupun Khoirul Munif sebagai bek kanan. Permainan mereka lumayan tinggal poles lagi biar lebih konsisten,” terang Suharno.(fathkul alami/surya)