Anggota TNI Ikut Seleksi Timnas
Jadwal pelaksanaan pelatnas sesuai rencana, sayang tingkat kehadiran para pemain berada di luar harapan.
Editor:
Rachmat Hidayat
TRIBUNNEWS.COM--Tim Nasional (Timnas) Indonesia memulai perjuangan untuk melakoni arena Pra Piala Asia (PPA) 2015 dengan menggelar latihan perdana, di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Senin (7/1/2013).
Jadwal pelaksanaan pelatnas sesuai rencana, sayang tingkat kehadiran para pemain berada di luar harapan.
Tercatat, hanya ada sebelas pemain yang mengikuti sesi pertama tersebut, dan tidak ada personel dari klub Indonesia Super League (ISL). Uniknya, selain dari klub Indonesia Premier League (IPL) dan PON Papua, ada satu anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara yang ikut serta, yakni Liswanto.
Selain itu, beberapa nama lain yang sudah bergabung adalah Deni Marcel, Ketut Mahendra, Rasyid Alsahid Bakrie (PSM), Handi Ramdan, Wahyudi Tri, Slamet Nur Cahyo (Persiba Bantul), Yorgen Wayega, Pasco Manibor, Eljo Iba (PON Papua) dan Syaiful Indra Cahyo (Persema). Tambahan pemain yang datang pada sore hari adalah Agung Nova Wiyantara (Bali).
Karena keterbatasan personel tersebut, Pelatih Timnas Indonesia, Nilmaizar menginstruksikan kepada para pemain untuk melakukan sesi latihan ringan.
"Pagi tadi kita sudah mulai menjalani latihan ringan. Selain itu hari ini saya berkonsentrasi untuk mengembalikan kondisi tubuh para pemain setelah lama beristirahat. Ke depan saya menjadwalkan latihan dua kali sehari selama pelatnas Pra Piala Asia 2015," katanya, Senin (7/1/2013) kemarin.
Agenda pagi ini, mantan pelatih Semen Padang tersebut menjadwalkan menggelar tes kesehatan dan fisik. Kurangnya jumlah pemain membuat pelatih Nilmaizar memberikan materi latihan yang biasa-biasa saja.
Melihat kondisi tersebut, Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin menjelaskan pemain yang belum tiba sebagian besar disebabkan tiket penerbangan yang sudah didapat. "Ini masa mudik dan kita tidak pesan tiket serempak. Insya Allah besok (hari ini) dan dua hari ke depan bisa kumpul, seperti Irfan Bachdim dan Andik," katanya di sela-sela pemantauan latihan.
Termasuk, tambahan 11 pemain dari Semen Padang, Madura dan Persebaya yang dijadwalkan tiba besok. Djohar menilai, belum lengkapnya para pemain merupakan kebiasan di Indonesia.
"Tiga atau empat hari di awal memang begitu, tidak mudah mendatangkan orang. Tapi kita targetkan 14 Januari, tim terbentuk," ujarnya.
Masa persiapan timnas Indonesia memang mepet. Pada 28 Januari, mereka berangkat ke Yordania dan 1 Februari langsung menggelar uji coba dengan timnas Yordania. Lalu 3 Februari menuju Irak, dan bertanding menghadapi tuan rumah pada tanggal 6 Februari.
Soal belum bergabungnya pemain ISL, Djohar tak banyak komentar. Dia hanya memastikan dari pemain yang belum hadir dan konfirmasi akan bergabung ada dari pemain ISL. Jika pun kemungkinan terburuk, timnas kembali tanpa pemain-pemain ISL, Djohar menegaskan akan memainkan apa yang ada di tim. "Ya sudah, inilah timnas kita," jawab mantan pemain PSMS ini. glery lazuardi/bolanews.