Lawan Celtic, Juventus Pikul Beban Berat
Jelang leg kedua babak 16 besar Liga Champions menghadapi Celtic di Juventus Stadium, Kamis (7/3/2013), Juventus memikul beban berat.
Penulis:
Deodatus Pradipto
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM - Jelang leg kedua babak 16 besar Liga Champions menghadapi Celtic di Juventus Stadium, Kamis (7/3/2013), Juventus memikul beban berat. Juventus harus bisa menjawab kegelisahan pelatih mereka, Antonio Conte.
Juventus mengantungi modal bagus untuk menghadapi Celtic setelah menang 3-0 pada leg pertama di Celtic Park. Sepanjang sejarah Liga Champions, belum pernah ada satu pun tim yang bisa membalikkan defisit 0-3 di kandang pada leg pertama. Juventus juga belum terkalahkan di Liga Champions musim ini, tiga imbang dan empat kemenangan.
Berada di atas angin ternyata tidak membuat Antonio Conte jemawa. Eks gelandang Bianconeri itu meminta skuatnya untuk tetap merendah karena Celtic akan terus berusaha hingga akhir untuk membalikkan kedudukan.
“Kami ingin mempertahankan Scudetto dan terus menjaga impian kami di Liga Champions. Kami akan menghadapi Celtic dengan keunggulan 3-0, namun saya sekali tidak rileks dan akan terus seperti itu hingga peluit terakhir,” ujar Conte dikutip dari situs resmi klub.
Kegelisahan Conte setidaknya sudah mendapat jaminan dari bek Federico Peluso. Rekrutan dari Atalanta pada bursa transfer Januari 2013 silam itu menegaskan timnya tidak akan jemawa atas hasil pada leg pertama. Peluso yakin Celtic bisa menghadirkan kesulitan meski dia optimistis timnya mampu mengatasi hal tersebut dan lolos ke perempat final.
“Kami percaya diri menghadapi pertandingan ini, namun saya pikir pertandingan sebelumnya tidak membuat kami jemawa. Kami selalu memiliki sikap yang tepat. Momen sulit bisa saja terjadi dan kami telah beberapa kali melalui hal tersebut,” tegas Peluso.
Di atas kertas Juventus akan semakin mudah mempertahankan keunggulan karena dari 20 laga Liga Champions di kandang terakhir, mereka baru sekali mengalami kekalahan (1-4 vs Bayern Munich, Desember 2009). Juventus total meraih 13 kemenangan dan 6 hasil imbang. Total kemenangan itu juga dibarengi catatan belum pernah kebobolan.
Celtic punya catatan buruk setiap kali melawat ke Italia. The Bhoys tidak pernah sekalipun merasakan kemenangan di Negeri Pizza, enam kali kalah dan tiga kali imbang. Catatan buruk tersebut bisa saja berlanjut karena menjelang lawatan ke Turin, Celtic hampir dipastikan tidak bisa diperkuat kapten Scott Brown dan bek Mikael Lustig. Brown yang absen pada leg pertama masih harus menjalani perawatan atas cedera otot yang dia alami. Sedangkan Lustig juga masih belum sembuh dari cedera pahanya.
“Kami masih mendengar kabar soal Brown namun dia akan absen saat melawan Juventus dan di kompetisi domestik. Lustig tidak bisa bermain selama dua hingga tiga pekan ke depan namun kami harap Charlie Mulgrem dan Georgios Samaras bisa bermain,” ujar manajer Celtic, Neil Lennon di situs resmi klub.
Kehadiran Samaras di lini depan Celtic memang sangat dibutuhkan. Pemain asal Yunani itu selalu mencetak gol dalam tiga pertandingan tandang terakhir di Liga Champions musim ini.
“Samaras adalah pemain spesialis pertandingan besar. Sekarang dia sudah siap untuk bermain dan telah berlatih selama sepekan,” kata Lennon.
Baca tanpa iklan