Tim Persema Belum Tahu Pembubaran
“Yang bagus itu gaji kami dibayar dulu, baru tim dibubarkan,” kata Aldi kepada Surya Online (Tribunnews.com Network),
Laporan wartawan Surya,M Zainuddin
TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Pelatih dan pemain kaget mendengar kabar pembubaran tim Persema.
Apalagi manajemen belum memberitahukan kabar ini kepada pelatih dan pemain.
Pelatih kiper Persema, Aldi Domantoro mengaku belum mendengar kabar tersebut. Bahkan dia tidak tahu bila manajemen, PSSI Pengcab Kota Malang, dan PT LPIS menggelar pertemuan.
“Yang bagus itu gaji kami dibayar dulu, baru tim dibubarkan,” kata Aldi kepada Surya Online (Tribunnews.com Network), Selasa (24/9/2013).
Hal senada juga diungkap kapten tim Persema, Agung Dwijaksono. Pemain asal Batu ini menilai manajemen selama ini jarang koordinasi dengan pemain.
Pertemuan di sebuah rumah makan di Jakan Sukarno-Hatta semalam misalnya.
Seharusnya pertemuan itu melibatkan pemain, pelatih, offisial, dan manajemen. Apalagi yang dibahas adalah nasib tim yang bermarkas di Stadion Gajayana ini.
“Selama ini manajemen terkesan diam-diam mengambil keputusan,” kata Agung.
Agung mengaku kecewa dengan sikap manajemen. Dia mengaku sempat menghubungi manajemen sepekan lalu.
Melalui BlackBerry Messenger (BBM), Agung menanyakan kejelasan tim. Apalagi sejak Lebaran lalu, tim besutan Rudi Hariantoko ini jarang latihan.
“Tapi tidak ada respon dari manajemen. Sekarang dapat kabar kalau tim sudah dibubarkan,” tambahnya.