Tugas Berat Lini Belakang Indonesia
Indonesia akan tetap bermain seperti karakter permainan mereka sebelumnya.
Penulis: Husein Sanusi
Editor: Ravianto
![Tugas Berat Lini Belakang Indonesia](https://asset-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/20131009_timnas-indonesia-vs-laos-piala-afc-u-19_4787.jpg)
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelatih timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri menjelaskan, tugas lini belakangnya bakal lebih berat dari sebelumnya sebab Korsel diprediksi akan mengeksploitasi kelemahan pertahanan Indonesia terutama melalui bola-bola atas yang biasanya diawali dengan mengirim umpan crossing ke pertahanan Indonesia.
"Kami harus handling from crossing jadi kami tidak akan memberikan kesempatan kepada mereka untuk melakukan crossing dari pinggir, bisa melalui tackling atau man marking. Organisasi tim korsel lebih bagus karena mereka tim yang sudah lama bersama, mereka sudah pernah juara," ujar Indra.
Meski Korsel lebih berpengalaman di Piala Asia dengan status mereka sebagai tim juara bertahan Piala Asia U-19 yang telah 12 kali menjuarai Piala Asia, Indra menegaskan tidak akan main negatif melawan mereka. Indonesia akan tetap bermain seperti karakter permainan mereka sebelumnya.
"Kami tidak akan melakukan counter attack, sebab bagi kami kalah atau menang sama saja, jadi ya harus menang. Kami berada pada form bagus karena ini pertandingan ketiga dan kami berada pada puncak performa," katanya.
Hal yang sama juga diungkapkan Yama Pranata. Bek jangkung ini mengungkapkan optimismenya menghadapi Korsel "Kami main biasa aja seperti biasanya. Yang paling adalah bagaimana kami bisa meningkatkan performa melawan tim yang berbeda," ujar Yama Pranata.
Korsel sendiri sejak keikutsertaan mereka di ajang Kualifikasi Piala Asia ini selalu menebar ancaman. Tim Negeri Ginseng menang telak 4-0 atas Filipina kemudian menggulung Laos denga skor 5-1.
Indonesia dan Korsel saat ini berbagi enam poin setelah sama-sama meraih dua kali kemenangan namun Korsel memuncaki klasemen grup G karena unggul produktifitas gol. Maka tak ada kata lain buat Indonesia kecuali menang atas Korsel jika ingin melaju ke putaran final Piala Asia 2014 di Myanmar nanti.