Barito Putera Waspadai Teror 4G
Arema Cronus Indonesia untuk sementara tercatat sebagai tim paling subur dalam kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014.
Laporan Wartawan Metro Banjar, Frans Rumbon
TRIBUNNEWS.COM - Arema Cronus Indonesia untuk sementara tercatat sebagai tim paling subur dalam kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014.
Tim berjuluk Singo Edan, dari tiga laga yang telah dijalani, sudah berhasil mengantongi sembilan poin dengan membukukan 11 gol. Kesuksesan Singo Edan tidak terlepas dari peran tiga pemain asingnya, Alberto Goncalves, Gustavo Lopez, Thierry Gathussy, serta satu bomber naturalisasi, Cristian Gonzales.
Empat pemain yang terkenal dengan julukan 4G, bahkan telah menyumbangkan 10 gol dari 11 gol yang dibukukan Arema. Gonzales menyumbang empat gol, Goncalves tiga gol, Gustavo dua gol, dan Gathussy satu gol.
Keberadaan 4G tentunya akan menjadi teror tersendiri bagi Barito Putera, yang akan menjadi lawan Arema selanjutnya di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (16/2/2014). Agar tidak menjadi tim berikutnya yang menjadi korban 'terkaman' 4G, tentunya Barito harus lebih berhati-hati dalam laga nanti.
Tim pelatih Barito Putera sepertinya sudah mulai mencium teror yang akan dihadirkan 4G saat melawan timnya. Karenanya, tim pelatih yang terdiri atas Salahudin, Yunan Helmi, dan H Ismairi, akan lebih menitikberatkan timnya untuk mewaspadai 4G, khususnya Gonzales, Goncalves, dan Gustavo.
"Penjagaan khusus terhadap mereka (Gonzales, Goncalves, dan Gustavo) akan kami lakukan. Pemain kami yang terdekat harus benar-benar menutup pergerakannya," ujar Pelatih Kepala Barito Putera Salahudin, kemarin sore.
Selain harus mematikan pergerakan ketiga pemain itu, Salahudin menambahkan, pada dasarnya semua penggawa Arema harus diwaspadai.
"Semua pemain Arema tetap harus kami waspadai, karena semua pasti berbahaya," jelasnya.
Barito sebenarnya memiliki rekor manis atas Arema. Sebab, dalam tiga kali pertemuan, Barito belum pernah terkalahkan, baik di kompetisi ISL 2013, maupun dalam turnamen Inter Island Cup (IIC) 2014. Bahkan, dari tiga pertemuan, Barito berhasil satu kali mengantongi kemenangan, sedangkan sisanya berakhir imbang.
Salahudin menambahkan, laga berikutnya tentu tidaklah mudah. Namun, menurutnya timnya akan berusaha keras untuk bisa memenangkan laga kali ini.
"Kami harus lebih kerja keras untuk laga berikutnya di kandang Arema. Insya Allah kami bisa meraih poin lagi," harapnya. (*)