MFC Sore Ini Bermain di Lapangan Gagah Lurus
MFC akan menghibur warga Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Minggu (6/4) sore ini.
Editor:
Sugiyarto
TRIBUNNEWS.COM - SATU satunya tim sepak bola asal Kalsel yang berlaga di kompetisi Divisi Utama 2014 mulai 15 April nanti, Martapura FC (MFC), akan menyapa sekaligus menghibur warga Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Minggu (6/4) sore ini.
Tim berjuluk Laskar Sulthan Adam itu dijadwalkan menggelar laga uji coba melawan kesebelasan Indonesia Muda Kandangan di Lapangan Gagah Lurus.
Pertandingan persahabatan itu merupakan bagian dari rangkaian tur Banua yang diakoni skuat MFC sejak awal tahun ini. Sebelumnya, Isnan Ali dan kawan kawan menghadapi Persetala Tanahlaut dilanjutkan menyambangi markas tim bola yang ada di kecamatan di Kabupaten Banjar.
Sama seperti tur ke beberapa tempat lainnya, kai ini tim pelatih dan manajemen MFC memboyong seluruh penggawanya. Termasuk dua pemain asing yakni Henry Njobi Elad dan Brima Pepito Sanusie.
Namun, kemungkinan sang kapten Isnan Ali dan Rusdi Malawat belum bisa bergabung dalam tur ini, pasalnya keduanya sedang izin pulang kampung. Isnan pulang terkait urusan keluarga, sementara Rusdi mengurus izin dari kesatuannya yakni TNI AU untuk bergabung MFC.
Adapun tujuan tur ini untuk menggalang dukungan, sekaligus minta doa dan restu dari masyarakat setempat. Terkait itu, MFC perlu mengenalkan para pemainnya, pelatih dan jajaran manajemen. Di samping itu, MFC juga berharap bisa menghibur warga Kandangan dan sekitarnya, melalui aksi di lapangan hijau.
Pelatih kepala M FC, Frans Sinatra Huwae mengatakan, dalam tur kali ini pemainnya tetap diarahkan untuk menunjukkan performa terbaiknya. Terlebih tim saat ini sudah mulai konsentrasi untuk menerapkan bahkan mengembangkan cara kerja yang belakangan terus diasah.
Selain itu anak asuhnya ditekankan untuk tetap bermain secara maksimal, untuk melihat perkembangan performa tim. "Anak anak tetap ditekankan untuk menunjukkan permainan terbaiknya, karena kami ingin memaksimalkan uji coba di Banua. Termasuk untuk menghibur warga di sana," ujar Frans.
Meskipun menekankan timnya bermain maksimal, Frans mewanti wanti anak asuhnya agar meminimalisasi risiko cedera. "Maksimal harus, tapi pemain tidak perlu terlalu mengambil risiko karena kompetisi sudah hampir bergulir," jelasnya.
Asisten manajer MFC, Junaidiansyah mengatakan, tur Banua sudah menjadi sebuah komitmen dari manajemen MFC. "Memang tim harus fokus berkompetisi , tetapi kami tetap melakukan tur ke Kandangan. Karena pada dasarnya kami ingin terus menggalang dukungan masyarakat Banua dan kali ini dari masyarakat Kandangan," ujar pria yang akrab disapa Junai itu.
Demi meriahnya pertandingan nanti, dia mempersilakan masyarakat setempat untuk menyaksikan MFC berlaga sekaligus memberikan apresiasinya. (frans rumbon/metro banjar)
Baca tanpa iklan