Gerardo Martino Terancam Dipecat dari Barcelona
Manajemen Barcelona kini dikabarkan tengah sibuk mencari pelatih baru untuk menangani Lionel Messi dkk pada kompetisi musim 2014-2015 mendatang.
Penulis:
Glery Lazuardi
Editor:
Yulis Sulistyawan
TRIBUNNEWS.COM - Manajemen Barcelona kini dikabarkan tengah sibuk mencari pelatih baru untuk menangani Lionel Messi dkk pada kompetisi musim 2014-2015 mendatang. Prestasi yang ditorehkan Gerardo Martino selama El Barca musim ini, dinilai tak cukup bagus. Karena itulah, pria asal Argentina itu kini terancam didepak.
Berkaca pada penampilan Barcelona, apa yang dicapai pelatih berusia 51 tahun itu sebenarnya tidaklah terlalu buruk. Xavi Hernandez cs mengawali musim mereka dengan meraih Piala Super Spanyol, setelah unggul agregat gol tandang 1-1 atas Atletico Madrid.
Namun, kegagalan di Liga Champions, ditambah kekalahan di final Copa Del Rey setelah takluk 1-2 dari Real Madrid, sudah cukup menjadi alasan bagi para petinggi Barcelona untuk mendepak Martino. Kubu Barcelona ingin mencari pelatih yang cocok menangani El Barca, agar bisa kembali meraih kejayaan seperti yang dilakukan Josep Guardiola beberapa waktu lalu.
Praktis, gelar juara Primera Division musim ini akan menjadi asa terakhir bagi Martino menyelamatkan kariernya di Camp Nou. Jika Barcelona bisa mengalahkan Atletico dan meraih gelar juara, ada peluang Martino tak jadi dipecat.
Gerardo Martino sendiri mengaku sama sekali tak terpengaruh dengan rumor pemecatan dirinya. “Rumor tidak mempengaruhi. Saya dan klub belum melakukan pembicaraan, tetapi saat ini hal tersebut belum penting,” tambahnya.
Hingga kemarin sejumlah nama sudah santer disebut menjadi calon pengganti Martino. Pelatih Celta Vigo, Luis Enrique, dikabarkan menjadi calon terkuat pelatih Barcelona. Mundo Deportivo melaporkan bahwa Direktur Olahraga Barcelona, Andoni Zubizarreta, telah memperkecil kandidat pengganti Martino menjadi dua orang. Dua orang tersebut adalah Enrique, serta juru taktik Athletic Bilbao, Ernesto Valverde.
Namun Valverde sendiri dengan tegas mengungkapkan keinginannya bertahan di San Mames, sehingga hal tersebut membuka jalan bagi Enrique, yang juga merupakan mantan pemain Blaugrana.