Arsene Wenger: Arsenal Mendapat Hukuman karena Main Buruk
Pelatih asal Prancis ini memperkirakan kemunduran pertahanan Arsenal terjadi saat Mikel Arteta terpaksa diganti akibat cedera.
Editor:
Dewi Pratiwi
TRIBUNNEWS.COM - Arsenal mendapat "hukuman" dari Anderlecht pada Kamis (5/11/2014) dini hari WIB, di laga 4 Grup D Liga Champions 2014-2015. Skuat besutan Arsene Wenger ini bermain buruk setelah unggul 3-0, sehingga bisa dikejar oleh Anderlecht.
"Kami dihukum karena performa lini belakang kami buruk, dan di alam bawah sadar kami meremehkan Anderlecht setelah unggul. Ini sangat mengecewakan," kata Wenger dalam jumpa pers seusai pertandingan, sebagai mana dikutip laman Arsenal. (Baca: Arsenal Buang Kesempatan Menang, Unggul 3-0 Akhirnya Jadi 3-3)
Pelatih asal Prancis ini memperkirakan kemunduran pertahanan Arsenal terjadi saat Mikel Arteta terpaksa diganti akibat cedera. Kapten Gunners itu mengalami masalah hamstring di menit 60, sehingga sangat berpengaruh pada benteng pertahanan Arsenal. Di menit 61 Anthony Vanden Borre mencetak gol pertama Anderlecht.
Wenger sendiri nyaris tidak percaya dengan hasil akhir pertandingan itu. Dia bahkan sampai memalingkan muka seperti tak mau menyaksikan pertandingan itu. Konon Sang Profesor ngamuk di kamar ganti. Namun saat hal ini ditanyakan para wartawan, dia menjawab, "Apa yang saya katakan di kamar ganti, tetap di kamar ganti," katanya.
Sementara Arteta hanya geleng-geleng kepala masih tidak percaya dengan kebobolan 3 gol. "Saya tidak tahu. Biasanya kami tak melakukan begitu banyak kesalahn, sehingga kemasukan 3 gol. Saya kecewa karena menghilangkan kesempatan penting ini," katanya.
Jika Arsenal sedang meratap, pihak Anderlecht sedang bergembira-ria. "Saat kedudukan 3-1, kepercayaan diri kami muncul kembali. Terima kasih kepada para fans yang membangkitkan rasa percaya diri kami," kata Besnik Hasi, Pelatih Anderlecht.
Hasi juga mengungkapkan, Wenger tidak menyalaminya usai pertandingan. Namun dia tak kecewa karena berhasil "balas dendam". Sekitar 10 hari lalu Anderlecht yang sudah merasa menang, tapi ternyata malah dipecundangi Arsenal di menit-menit terakhir.
Baca di Koran Super Ball, Kamis (6/11/2014)