Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Superskor
LIVE ●

Anggaran Mitra Kukar Membengkak Rp 1,6 Miliar Gara-gara Kompetisi Satu Wilayah

Anggaran Mitra Kukar membengkak sebagai dampak sistem baru Indonesia Super League mulai 2015.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Deodatus Pradipto
zoom-in Anggaran Mitra Kukar Membengkak Rp 1,6 Miliar Gara-gara Kompetisi Satu Wilayah
SUPER BALL/FERI SETIAWAN
Pelatih Mitra Kukar, Scott Joseph Cooper (kiri) bersama Presiden Mitra Kukar, Endri Erawan berjabat tangan dalam konferensi pers di Sport Stube, Jakarta, Kamis (11/12/2014). Scott Joseph Cooper akhirnya ditunjuk Mitra Kukar sebagai pelatih kepala untuk menghadapi kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015. SUPER BALL/FERI SETIAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Deodatus S Pradipto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Anggaran Mitra Kukar membengkak sebagai dampak sistem baru Indonesia Super League mulai 2015. Namun demikian, Mitra Kukar telah memperhitungkan hal ini dan tidak menjadi kendala berarti.

“Kita sudah memperhitungkan soal satu wilayah ini. Waktu itu kita tanding away hanya 10 kali, sekarang ada 18 kali laga away. Kalau kita generalisasi satu kali away itu Rp 200 juta, berarti ada pembengkakan biaya hingga Rp 1,6 miliar,” papar Presiden Mitra Kukar, Endri Erawan, kepada Tribunnews.com, Kamis (11/12/2014).

Menurut Endri, jumlah tersebut termasuk tiket pesawat terbang, hotel, bonus, serta uang saku untuk tim. Endri mengatakan Mitra Kukar memerlukan tambahan dana sekitar Rp 1,5 hingga 2 miliar. Oleh sebab itu, Mitra Kukar membutuhkan rencana kerja yang bagus.

“Salah satu strategi kami adalah banyak mengambil pemain-pemain muda yang punya potensi untuk menjadi bagus. Kami tidak sembarangan mengambil pemain muda. Selain kita bisa menyiasati untuk menurunkan anggaran kontrak pemain, kita bisa meningkatkan prestasi pemain-pemain muda,” jelas Endri.

Terkait pengeluaran untuk melakoni laga tandang, beban terberat Mitra Kukar adalah biaya tiket pesawat terbang. Endri menilai jarak terjauh yang harus ditempuh Naga Mekes adalah ke pulau Papua. Biaya perjalanan termahal pada musim depan adalah saat harus bertandang ke Wamena karena mesti menumpang pesawat terbang lain.

“Sudah ada solusinya dengan cara menggandeng pihak ketiga sebagai sponsor. Mungkin kita akan gandeng maskapai penerbangan yang tertarik dengan kita. Setidaknya bisa menjadi sponsor tiket pesawat terbang kita,” kata Endri.

Rekomendasi Untuk Anda

Musim 2014, ISL diikuti oleh 22 klub dan dibagi dalam dua wilayah. Musim depan, ISL hanya akan diikuti oleh 20 klub dan bermain dalam satu wilayah. Oleh karena itu ada empat tim yang terdegradasi ke Divisi Utama pada musim lalu dan hanya dua tim yang promosi ke ISL.

“Saya pilih satu wilayah karena lebih kompetitif dan fair untuk pertandingan. Pengeluaran bisa diatur dengan budget yang tidak jor-joran,” ungkap Endri.

Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
PERSIB
34
24
7
3
59
22
37
79
2
Borneo FC
34
25
4
5
74
31
43
79
3
Persija
34
22
5
7
65
29
36
71
4
Persebaya
34
16
10
8
61
35
26
58
5
Bhayangkara FC
34
16
5
13
53
45
8
53
Berita Populer
Atas