Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Superskor
LIVE ●

Ibnu Grahan Masih Harus Jalani Uji Kelayakan di Persebaya

”Tidak bisa seperti itu, meskipun Ibnu teman dekat saya, dia juga harus melalui uji kelayakan,” kata Gede.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA - Pelatih kepala Persebaya Surabaya masih belum ditentukan.

Kandidat pelatih harus melalui uji kelayakan,termasuk Ibnu Grahan.

"Belum diputuskan, nanti sekitar pertengahan Januari baru diputuskan," kata Gede Widiade, CEO Persebaya, Minggu (14/12/2014).

Menurut Gede, semua kandidat pelatih masih akan dilakukan uji kelayakan. Saat ini baru dua kandidat pelatih Persebaya Surabaya.

Yakni pelatih asing Emilio Izase Cugnier Filho, dan Ibnu Grahan.

Emilio bahkan telah datang ke markas tim berjuluk Bajul Ijo itu. Emilio masih merupakan calon pelatih.

”Dia (Emilio) masih dilihat fit and properties-nya. Jadi belum diputuskan jika dia yang melatih. Kalaupun tidak cocok, ya paling hanya rugi ongkos tiket saja,” kata Gede.

Rekomendasi Untuk Anda

Emilio sendiri memang belum jelas track record-nya. Pelatih 51 tahun ini informasinya ternyata memiliki dasar pelatih fisik.

Emilio pernah menjadi trainer fisik dari bermacam olahraga, antara lain sepakbola, basket, bola tangan, futbal, rugby dan beberapa olahraga keras.

Ia juga tercatat pernah bergabung dengan banyak klub lokal di Santa Catarina, Brasil.

Namun statusnya bukan pelatih kepala, melainkan pelatih fisik.

Menurut Gede, sama seperti pemain, pelatih juga dilihat kemampuannya terlebih dahulu. Jika tidak cocok, manajemen akan memulangkannya.

Sedangkan untuk Ibnu, juga berlaku hal serupa. Menurut Gede meskipun Ibnu merupakan orang yang dekat dengan Gede, bukan berarti mantan kapten Persebaya itu, bisa secara otomatis menjadi arsitek Persebaya.

”Tidak bisa seperti itu, meskipun Ibnu teman dekat saya, dia juga harus melalui uji kelayakan,” kata Gede.

Munculnnya nama Ibnu sebagai pelatih Persebaya, muncul setelah hingga mendekati bergulirnya Indonesia Super League (ISL), belum juga diputuskan nama pelatih Persebaya.

Sedangkan Ibnu telah berpengalaman menangani Persebaya dengan menjadi asisten pelatih.

Bahkan Ibnu telah terlibat dalam kepelatihan Persebaya sejak 2002. Saat itu, Ibnu memulai karir kepelatihannya dengan menjadi pelatih Persebaya U-18.

Setelah itu, sejak 2003 hingga 2006 Ibnu menjadi asisten pelatih Persebaya senior.

Bapak dua anak itu pun sempat melatih Persebaya senior pada 2007.

Namun tidak berapa lama, Ibnu hijrah ke PS Sumbawa Barat, Persela U-21, dan akhirnya pada 2009, Ibnu kembali menjadi asisten pelatih Persebaya yang saat itu ditangani oleh Arcan Iurie. Sejak itulah, Ibnu menjadi asisten pelatih Persebaya. (ook)

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
PERSIB
34
24
7
3
59
22
37
79
2
Borneo FC
34
25
4
5
74
31
43
79
3
Persija
34
22
5
7
65
29
36
71
4
Persebaya
34
16
10
8
61
35
26
58
5
Bhayangkara FC
34
16
5
13
53
45
8
53
Berita Populer
Atas