Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Superskor
LIVE ●

Syarif Alwi: Tim Pelatih Bisa Pecahkan Kebuntuan Prestasi

Dokter tim bisa mencarikan solusi bagaimana meningkatkan kebugaran stamina pemain sehingga bisa tampil maksimal di lapangan hijau.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Syahrul Munir
Editor: Dewi Pratiwi
zoom-in Syarif Alwi: Tim Pelatih Bisa Pecahkan Kebuntuan Prestasi
Super Ball/Feri Setiawan
Dokter Tim Nasional Senior dr Syarif Alwi saat berkunjung ke Redaksi Super Ball di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah Barat, Jakarta, Rabu (3/9/2014). (Super Ball/Feri Setiawan) 

Laporan Wartawan Harian Super Ball, Syahrul Munir

TRIBUNNEWS.COM - Keberadaan dokter tim bisa memecahkan kebuntuan prestasi. Fungsi dokter dalam sebuah tim atau klub itu bukan semata mendukung proses penyembuhan saat pemain mengalami cedera atau jatuh sakit dalam pertandingan. Melainkan dokter tim ini bisa mencarikan solusi bagaimana meningkatkan kebugaran stamina pemain sehingga bisa tampil maksimal di lapangan hijau.

"Diskusi dokter dengan tim pelatih itu bisa memecahkan kebuntuan untuk meningkatkan kebugaran pemain. Kalau stamina bugar otomatis prestasi bisa diraih," ujar Dokter Tim Nasional Indonesia senior, dr Syarif Alwi Maruapey kepada Harian Super Ball.

Dokter Syarif menjelaskan sering terjadi di lapangan pelatih kesulitan meningkatkan stamina pemain. Beberapa strategi sudah dijalani pemain, akan tetapi hasilnya stamina tak kunjung membaik. Dalam kasus ini, kata Syarif bukan karena metode latihan yang tidak cocok, melainkan ada sesuatu dalam tubuh pemain. "Nah, dokter tim bisa mensiasati dengan memeriksa kondisi tubuh pemain," ujarnya.

Syarif menegaskan hasil rekam medis seorang pemain itu berperan penting dalam mengembangkan performa tim. Hasil rekam medis (medical checkup) pemain ini bisa menjadi acuan bagi pelatih dalam menerapkan latihan terutama meningkatkan fisik. "Pelatih bisa mengukur kemampuan anak dalam menerima materi latihan terutama latihan fisik jika sudah memegang rekam medis pemain," ujarnya.

Syarif mencontohkan bagaimana kerjasama dokter tim dengan pelatih dalam memutuskan mengambil pemain. Misalnya, saat Neymar da Silva Santos Junior akan bergabung dengan klub Barcelona. Neymar yang masih berkostum klub Santos itu sempat tertahan beberapa saat karena bobot tubuh kurang ideal.

"Saat itu analisa tim dokter menyatakan bobot tubuhnya kurang ideal dengan tinggi bandan. Sehingga ia harus meningkatkan bobot, dan setelah itu baru bisa bergabung," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Super Skor
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
PERSIB
34
24
7
3
59
22
37
79
2
Borneo FC
34
25
4
5
74
31
43
79
3
Persija
34
22
5
7
65
29
36
71
4
Persebaya
34
16
10
8
61
35
26
58
5
Bhayangkara FC
34
16
5
13
53
45
8
53
Berita Populer
Atas