Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Jarot Supriadi: Pemandangan Pantai Kute Penyemangat Latihan

Selama tiga pekan menjalani pemusatan latihan Jarot bersama tim official yang dipimpin pelatih Indra Sjafri fokus pada program pembentukan tim.

Jarot Supriadi: Pemandangan Pantai Kute Penyemangat Latihan
Berita Kota Super Ball - Eko Priyono
Pelatih kiper timnas Indonesia U-19 Jarot Supriadi. 

Laporan Wartawan Harian Super Ball, Syahrul Munir

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Mantan pelatih kiper Tim Nasional Indonesia U-19, Jarot Supriadi mengaku tidak pernah membayangkan sebelumnya bisa menjadi pelatih kiper klub Bali United Pusam FC (BUP) yang dinilai penuh keunikan.

Salah satu keunikan klub berjuluk Pasukan Tridatu itu, kata Jarot yakni markas tim (homebase) yang berada di kota wisata, Bali. Ini yang membuat Jarot merasakan pengalaman berbeda sepanjang karir yang dijalaninya itu. "Sebenarnya megang tim itu bukan baru, tapi yang ini berbeda. Kita berada di lokasi wisata yang banyak dikunjungi turis lokal maupun asing," ujar Jarot Supriadi kepada Harian Super Ball.

Jarot menambahkan pihaknya sudah 3 pekan menjalani pemusatan latihan di kawasan Legian, Kute, Bali. Kebetulan tempat tinggal pemain di hotel dekat Pantai Kute, Bali. Sehingga setiap kali berangkat latihan, ke stadion Banteng di Seminyak, anak-anak pemain 'dihibur' turis asing yang berlibur di pantai.

"Setiap kali perjalanan latihan selalu lewat pantai Kute. Jadi kita liburan setiap hari melihat turis di pantai. Itu yang membedakan," ujarnya.

Suasana ini, kata Jarot yang kemungkinan besar tidak pernah dialami tim lain, sesama peserta turnamen Indonesia Super League (ISL) musim 2015. "Ini yang menjadi keuntungan tim. Makanya anak-anak itu senang setiap kali mau latihan karena pasti lihat pemandangan pantai," ujarnya.

Selama tiga pekan menjalani pemusatan latihan, Jaroy bersama tim official yang dipimpin pelatih Indra Sjafri fokus pada program pembentukan tim.

Bukan hanya itu, Jarot menambahkan di sela-sela libur latihan digunakan untuk sosialisasi ke masyarakat setempat dan tokoh adat. Maklum, Bali United Pusam FC ini adalah klub sepak bola profesional pendatang baru bagi masyarakat Pulau Dewata, julukan Bali. Sebelumnya, klub yang dimiliki Harbiansyah ini bermarkas di Samarinda, dengan nama Persisam Putra Samarinda.

"Kita sosialisasi ke pemuka adat, pemuka kampung dan asprov (asosiasi provinsi) di sini untuk melengkapi faktor kelengkapan tim," ujarnya.

Penulis: Syahrul Munir
Editor: Dewi Pratiwi
Sumber: Super Skor
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas