Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Superskor
LIVE ●

Tidak Ada Niat Kemenpora Bikin Dualisme

PSSI kan sudah tidak diakui oleh Kemenpora. Nantinya, yang menjalankan kompetisi bukan PSSI versi KLB, tapi tim transisi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Husein Sanusi
zoom-in Tidak Ada Niat Kemenpora Bikin Dualisme
SUPER BALL/FERI SETIAWAN
Sekretaris Jenderal BOPI, Heru Nugroho (kanan) Ketua Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), Noor Aman (kedua kanan) bersama Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gatot S. Dewabroto (tengahi) saat memberikan keterangan dalam Jumpa Pers di Kemenpora, Senayan, Jakarta (1/4/2015). Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) hanya merekomendasikan 16 klub untuk berlaga di Liga Super Indonesia (LSI) 2015. Dua klub yang tidak direkomendasikan adalah Arema Cronus dan Persebaya Surabaya. SUPER BALL/FERI SETIAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, membantah skenario dualisme federasi atau kompetisi lantaran kisruh sepak bola nasional dalam beberapa pekan terakhir.

Seiring keputusan membekukan PSSI, Menpora Imam Nahrawi bakal membentuk tim transisi. Tetapi, PSSI berkukuh dan mengklaim telah mendapatkan pengakuan baik dari FIFA maupun AFC. Mereka juga mengajukan gugatan hukum terhadap surat keputusan Menpora ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) pada Rabu (22/4/2015).

Muncul sedikit kekhawatiran. Kengototan kedua kubu berpotensi menciptakan dualisme. Namun, itu langsung dibantah Gatot.

"PSSI kan sudah tidak diakui oleh Kemenpora. Nantinya, yang menjalankan kompetisi bukan PSSI versi KLB, tapi tim transisi," ucap Gatot di Kantor Kemenpora, Rabu (22/4/2015).

Gatot menambahkan, "Kami tidak ingin membuat dualisme. Yang jelas, kompetisi akan dijalankan oleh tim transisi. (Jika kompetisi Indonesia Super League digulirkan pada 25 April), kami juga tidak mengakui. Memangnya ada izin?"

Dualisme PSSI sempat terjadi empat tahun silam. Ketika itu, kubu Djohar Arifin berada di pihak PSSI. Sedangkan La Nyalla Mattalitti memimpin Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI).

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
PERSIB
34
24
7
3
59
22
37
79
2
Borneo FC
34
25
4
5
74
31
43
79
3
Persija
34
22
5
7
65
29
36
71
4
Persebaya
34
16
10
8
61
35
26
58
5
Bhayangkara FC
34
16
5
13
53
45
8
53
Berita Populer
Atas